UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Diduga Kebal Hukum, Judi Togel di Griya Martubung Eksis Melalui "SMS"

BELAWAN, JWO- Judi togel merk "RZ" yang berada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan diduga semakin hari semakin menjadi jad...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

Diduga Kebal Hukum, Judi Togel di Griya Martubung Eksis Melalui "SMS"

BELAWAN, JWO- Judi togel merk "RZ" yang berada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan diduga semakin hari semakin menjadi jadi. Pasalnya hampir di setiap warung kopi di Belawan terdapat penulis judi tebak angka ini, Rabu (26/6/2019).

Seperti yang terpantau di Kedai Panjang Gabion maupun di kedai-kedai kopi di Gudang Gabion bisa dijumpai, dimana belakangan terdengar kabar jika judi tebak angka ini juga sudah beredar dikalangan buruh pabrik maupun pekerja di perikan (nelayan) yang mencari ikan di laut, pembeli judi tebak angka ini dipesan lewat layanan pesan singkat (SMS) telepon selular.

Informasi dari sejumlah sumber di Kawasan Gabion Belawan menyebutkan bahwasannya perjudian tebak angka togel itu disebut-sebut dikelola oleh Rizal.

Sementara itu tebak angka tersebut mulai merambah ke kalangan Nelayan dengan dalih terhimpit kebutuhan ekonomi akibat gaji yang minim atau iseng membuat beberapa buruh nelayan mencari alternative memasang judi togel tersebut.

Meskipun judi togel beroperasi secara sembunyi-sembunyi, tetap saja  praktek judi ini masih banyak peminatnya, warga mengaku berani bermain judi tebak angka itu karena petugas polisi jarang melakukan razia.

"Mereka pasang judi tebak angka ini untung-untungan bang, kalau tebakan nomor kena selama ini bandar selalu bayar, jadi mereka yakinlah bang masangnya," ungkap warga sekitar.

Warga menyebutkan bahwa dulu jika ingin pasang togel di wilayah tersebut susah, akan tetapi kalau sekarang sudah gampang lantaran pasang nomor togel lewat SMS juga sudah bisa.

"Tinggal nunggu kabar saja berapa angka yang keluar, apalagi judi sabung ayam yang berada di Jalan Karo Belawan semakin banyak pemain meminatinya," kata warga.

Terpisah dari itu ketika awak media ini mengkonfirmasi Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jerico Lavian Chandra Sik melalui telepon selulernya enggan menjawab.(Tim)

Sosialisasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Kota Tebing Tinggi


Tebing Tinggi,-JWO
Didalam Mempersiapkan Wartawan Profesional sebagai Mitra Pemerintahan di era digital sangatlah dibutuhkan sekali .
Pemerintah Kota Tebing Tinggi telah membuka sosialisasi tsb yg dimulai Selasa (25/6) di Gedung Hj.Syawiyah.

Dalam acara Walikota Pemerintah Kota Tebing Tinggi Ir.H Umar Junaidi Hasibuan  memberikan sambutan  pembukaan yg disambut meriah oleh insan Pers , hadir juga  Ketua PWI Medan Provinsi Sumut Hermansyah SE serta rombongan , Ketua PWI Kota Tebing Tinggi Abdullah Sani dan beberapa orang lainnya sebagai Narasumber .
Ir.H. Umar Hasibuan mengajak insan Pers kedepan untuk dapat lebih mengutamakan sajian berita yg berdasarkan rujukan dari 5 W 1 H bukan Hoax sehingga masyarakat nantinya dapat menerima suguhan berita yg sesungguhnya .

Sebagai Nara sumber dari Ketua PWI Sumut Hermansyah SE.juga memberikan motivasi dan pembekalan sesuai UU Pers  dan mengedepankan Cros chek ( Observasi )serta keseimbangan berita dari yg dipublikasikan
Acara diikuti oleh ratusan wartawan yg tergabung didalam Unit Pemko Tebing Tinggi.(E**)

Diduga Kebal Hukum, Judi Togel di Griya Martubung Bebas Beroperasi

BELAWAN, JWO- Tekad pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) untuk memerangi segala bentuk perjudian diwilkum jajarannya sepertinya belum berhasil, Senin (24/6/2019).

Seperti halnya Praktek judi togel di kawasan Perumnas - I Griya Martubung Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan yang dikelola Rizal beromset ratusan juta per hari. Judi itu berjalan mulus tanpa tersentuh hukum dan menguasai pangsa pasar dibelawan.

Parahnya lagi judi togel itu beroperasi di depan rumah ibadah dan tak jauh dari gedung SMP Negeri 45 Medan. Sementara Polres Pelabuhan Belawan terkesan melakukan pembiaran terhadap praktek judi togel yang sudah menyebar kedaerah Belawan itu.

Ditambahkan lagi bahwasanya dikota bisnis itu, perjudian togel dan sabung ayam yang dikelola Rizal berada di Jalan Karo Belawan hingga saat ini bebas beroperasi menjalankan usaha bisnis haramnya dan tidak tersentuh oleh hukum.

Berdasarkan penelusuran awak media ini, bahwasanya bisnis togel yang dikelola Rizal dengan nomor tebakan melalui handphone. Para penulisnya mencari pembeli menggunakan sms (short message system). Ia selalu memberi persen bagi penulis sebesar 30-35 persen dari hasil penjualan togelnya.

Para pembeli jika berhasil menebak nomor togel diberi hadiah Rp 70 ribu (untuk tebakan 2 angka) dan untuk tebakan 3 angka hadiahnya sebesar 500 ribu serta tebakan 4 angka hadiahnya Rp 2,5 juta. Itu dengan harga togel membayar Rp 1000 (seribu rupiah), sedangkan untuk para pembeli semuanya melalui SMS dengan handphone.

“Kami para warga selama ini resah dengan keberadaan bisnis togel Rizal, karena tiap malam dia mutar nomor togel, belum lagi judi sabung ayamnya. Seharusnya polisi menangkap bandarnya, jangan hanya penulis yang ditangkapnya," ungkap warga sekitar.


Sementara itu melalui telepon selulernya, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jerico Lavian Chandra SH SIK ketika dikonfirmasi terkait masalah judi ini enggan menjawab.(Tim)

Pemuda Pancasila Tanjung Pinang Gelas Muscab ke V

Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) cabang Pemuda Pancasila di Tanjungpinang, Kepulauan Riau menggelar Musyawarah Cabang V (Lima) Pemuda Pancasila Kota Tanjungpinang, di Gedung Asrama Haji, Kamis (20/6).
Musyawarah ini merupakan Musyawarah Cabang Pemuda Pancasila pememilihan ketua Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kota Tanjungpinang secara musyawarah, sekaligus laporan pertanggungjawaban pengurus lama dan membentuk kepengurusan baru Pemuda Pancasila Kota Tanjungpinang lima tahun kedepan.
Musyawarah ini dibuka langsung Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Kepulauan Riau, Banjir Simarmata dan dihadiri peserta penuh dan peninjaiullu dari MPW, MPC, Sayap Pemuda Pancasila di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Tanjungpinang, Murdhani Adhinata dalam menutup laporan pertanggungjawaban Pemuda Pancasila Tanjungpinang, memgatakan, mengapresiasi segala kerja keras MPC Pemuda Pancasila masa bakti 2015-2019 dalam menjalanlan roda organisasi.
“Mudah mudahan apa yang menjadi kerja keras bersama seluruh pengurus dan anggota MPC Pemuda Pancasila Kota Tanjungpinang dapat diterima, dan selanjutanya kepada kepengurusan yang baru dapat menjalankan roda organisasi selanjutnya, terutama melakukan pembenahanan di bidang koordiansi, konsolidasi dan kaderisasi,” ungkapnya.
Hingga saat Ini, Musyawarah Cabang V (Lima) Pemuda Pancasila Kota Tanjungpinang bertemakan Merajut kebersamaan dan kebhenikaan dalam penguatan pengamalan pancasila masih berlangsung

Kapolres Belawan Paparkan 5 Pengedar Narkoba di Polsek Medan Labuhan

BELAWAN, JWO- Unit Reskrim Polsek Medan Labuhan berhasil membekuk 5 tersangka pengedar Narkoba yang dipaparkan langsung oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH didampingi Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari SH, Kamis (20/6/2019).

Kelima tersangka pengedar narkoba tersebut masing-masing Dedek Muliamsyah Putra alias Putra (30) warga jalan Pasar 3 Barat Lingkungan IV Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan. Selanjutnya, tersangka Ferry Kurniawan alias Feri (35) warga Jalan Pasar 2 barat Lik 2 Gang Mario Kecamatan Medan Marelan.

Dari tersangka Feri petugas menyita barang bukti 1 kotak rokok gudang garam merah berisi 5 gram sabu, 2 jarum spit.

Kemudian, Anto (24) dan Ahmad (41) keduanya warga Kecamatan Medan Labuhan dengan barang bukti yang disita 2 paket sedang plastik putih berisi narkotika seberat 2,50 gram, 2 sendok pipet warna hijau, 1 buah timbangan dan uang tunai Rp 50 ribu.

Dan terakhir tersangka Dani Ombara (37) warga Jalan Veteran Pasar IX Gg Melur Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli dengan barang bukti 1 bungkus plastik kecil warna  putih transparan bekas tempat sabu-sabu seberat 0,08 gram, 3 tiga buah pipet bong dan uang pecahan sebesar Rp 200 ribu.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis mengatakan tersangka Putra mengaku sempat berpenghasilan Rp 10 juta perbulan, sebagai kurir penjualan sabu-sabu di Medan Marelan.

Disebutkannya Dedek saat itu ditangkap sedang melakukan transaksi sebanyak 121 gram di kawasan Pasar I Rel Medan Marelan, persis di depan SMPN 38 Medan. Dalam transaksi tersebut, tersangka yang berpenampilan atletis, mengendarai sepeda motor Mio 125 warna hitam dan menggunakan sejumlah ponsel untuk bertransaksi.

"Tersangka berhasil kita tangkap saat bertransaksi di Pasar I Rel depan SMPN 38 Medan, namun saat pemeriksaan urine, tersangka yang berperan sebagai kurir tersebut, negatif sebagai pemakai narkoba," ungkapnya.

Kapolres menyebutkan bahwa tersangka sebelumnya telah masuk dalam target operasi. Tersangka pemperoleh barang haram itu dari I, dan tersangka mendapat keuntungan Rp 2 juta per transaksi. Dalam sebulan, diperkirakan ada lima kali transaksi yang dilakukan tersangka.

"Tersangka Dedek dijerat dalam pasal 114 ayat (2) subs 112 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009, dengan ancam hukuman 5 tahun penjara. Sedangkan I sebagai pemasok sabu-sabu yang sedang dilacak keberadaannya," kata Kapolres.(Tim)

Team Pegasus Polsek Sunggal Bekuk Belasan Anggota Genk Motor PBT

SUNGGAL, JWO- Team Pegasus Polsek Sunggal berhasil membekuk 12 orang anggota genk motor Pasukan Berani Tewas (PBT) dari kawasan Jalan Tanjung Balai, Desa Sunggal Kanan Kecamatan Sunggal, Selasa (17/6/2019).

Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, korban bernama Bambang Syahputra (34) warga Jalan Lama, Pasar Lama Gang Mistar Desa Lalang hendak menjeput istrinya pulang kerja.

Ketika melintas di lokasi kejadian, korban dikejar puluhan anggota genk motor yang bersenjata batu koral, kayu serta senjata tajam parang.       

Melihat keadaan tersebut, korban kabur, namun naas karena ketakutan sepeda motor korban terjatuh. Tak mau menjadi bulan-bulanan para pelaku, korban lari ke pinggiran sungai dan meninggalkan sepeda motornya.

Setelah mendapatkan sepeda motor korban, para pelaku berkumpul di kediaman pelaku Bagus Prayogo yang berada di Jalan Setia Sama Desa Sunggal Kanan.

Berdasarkan Laporan Pengaduan (LP) korban ke Mapolsek Sunggal Nomor : LP/461/K/VI/2019 Sek Sunggal, petugas Pegasus Polsek Sunggal langsung meluncur ke tempat kejadiaan.



Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi SH Sik didampingi Kanit Reskrim Iptu Syarif Ginting SH menerangkan bahwa dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengantongi identitas pelaku dan langsung berhasil melakukan Penangkapan.

"Dua belas orang pelaku berhasil di bekuk, masing-masing bernama Aria Anara (18), Andrian (17), Dimas Ardansyah (16), Aris (17), Bagus Prayogo (19), Bagus Sriwendi (17), Joko Hendro (18),  Ilham (17), Tri Andi (14), Dimas Kurniawan (18), Muslim (18) serta Mhd Hidi (20). Seluruh pelaku adalah warga Desa Sunggal Kanan Kecamatan Sunggal Deli Serdang," ungkapnya.

Yasir menjelaskan bahwa pelaku perampas sepeda motor korban yakni Patek dan Suno masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Para pelaku dikenakan Pasal 365 Ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 Tahun penjara," ucap Kapolsek.(Tim)

Peras Kuli Bangunan, Preman Panggaron Ini Dibekuk Polsek Medan Helvetia

HELVETIA, JWO- Chandra Pradinata Munthe (32) warga Jalan Sei Wampu Medan Baru dan Roy Chandra Simare mare (32) warga Jalan Danau Poso Sei Agul Medan Barat dibekuk Team Pegasus Polsek Medan Helvetia lantaran kerap melakukan pemerasan disertai pengancaman di Jalan Gaperta Ujung Kelurahan Tanjung Gusta, Selasa (18/6/2019).

Informasi yang dihimpun, penangkapan kedua tersangka bermula dari laporan korban, Syamsar (31) warga Sunggal, dimana korban yang saat itu sedang bekerja sebagai tukang bangunan di lokasi kejadian, dihampiri oleh kedua pelaku.

Karena panggilannya tak digubris, pelaku mengancam korban dengan sebilah parang, lantaran mandor tak ada pelaku membawa beberapa sak semen.

Sore harinya, kedua pelaku kembali ke lokasi dengan maksud dan tujuannya yakni meminta sejumlah uang keamanan. Namun aksi tersebut dihalangi oleh petugas security.

Merasa kesal, kedua pelaku mengancam petugas security tersebut dengan sebilah pisau. Tak terima dengan perlakuan tersebut, petugas security pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Helvetia.

Petugas yang mendapat informasi itu langsung turun ke lokasi kejadian. Kedua pelaku yang melihat polisi datang langsung berusaha untuk melarikan diri, namun dengan sigap Team Pegasus Polsek Medan Helvetia berhasil meringkus keduanya.

Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Trila Murni melalui Panit Reskrim Iptu S Sebayang ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan hal tersebut.

"Benar bang, berdasarkan laporan yang kita terima, kita turun ke lapangan dan berhasil meringkus pelaku," ungkapnya.

S Sebayang menjelaskan bahwa dari informasi masyarakat sekitar, kedua pelaku tersebut kerap melakukan pemerasan disertai pengancaman.

"Mereka sudah beberapa kali melakukan aksi yang sama dengan bukti kita telah menerima sebanyak 4 laporan dari korban yang berbeda," jelasnya.

S Sebayang menambahkan jika kedua pelaku dikenakan Pasal 368 KUHPidana dengan acaman hukuman 9 tahun penjara.

"Barang bukti yang kita amankan berupa sebilah parang yang digunakan pelaku untuk mengancam korbannya," kata S Sebayang.(Tim)