UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

GOLDEN Game Diduga Berbasis Judi Menguji Kinerja Polresta Pematang Siantar

Pematangsiantar,-JWO Ada yang aneh digedung milik PT KAI Setasiun Pematangsiantar,dijalan Kartini Bawah,tempat tersebut saat ini dirubah...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

GOLDEN Game Diduga Berbasis Judi Menguji Kinerja Polresta Pematang Siantar


Pematangsiantar,-JWO
Ada yang aneh digedung milik PT KAI Setasiun Pematangsiantar,dijalan Kartini Bawah,tempat tersebut saat ini dirubah fungsinya menjadi tempat permainan ketangkasan tembak ikan dan permainan online beraroma judi bernama GOLDEN, permainan ketangkasan tersebut bisa exsis 24 jam setiap harinya walau tidak memiliki ijin dari Pemko pematangsiantar,GOLDEN exsis layaknya usaha legal,GOLDEN yang di miliki oleh pengusaha dari Medan tersebut saat ini menguji kinerja Kepolisian dan Dinas Perijinan Pematangsiantar benarkah hukum tidak tebang pilih.

                                          Ilustrasi

Seperti di jelaskan oleh taufik warga Siantar,"Permainan Ketangkasan GOLDEN di gedung PT KAI Pematangsiantar katanya pemiliknya orang Medan dan pengelola orang siantar namanya A K,semua Pekerjanya juga orang medan mulai dari kasir, tukang isi poin hingga teknisi mesin.

Sesuai ketentuan Pasal 303 KUHP, setiap permainan yang kemungkinan untuk mendapatkan keuntungannya adalah bergantung pada peruntungan atau kemahiran pemain dan melibatkan pertaruhan di dalamnya, maka perbuatan tersebut adalah judi,dalam hal ini, jika permainan ketangkasan tersebut melibatkan pertaruhan, maka termasuk judi.

Mardiana Kepala Dinas Perijinan Pematangsiantar (16/07/19) mengatakan bahwa permainan ketangkasan tembak ikan di gedung PT KAI jalan kartini bawa tidak memiliki ijin bahkan dirinyapun baru tau,"Tidak ada izinnya itu,Malah aku baru tau," ungkapnya.

Menurut Kapolresta Pematang Siantar AKBP Herbertus Ompungsunggu saat dikonfimasi melalui whats app mengatakan,"ok kita cek " singkatnya.

GOLDEN exsis layaknya usaha legal,GOLDEN yang di miliki oleh pengusaha dari Medan tersebut saat ini menguji kinerja Kepolisian dan Dinas Perijinan Pematangsiantar benarkah hukum tidak tebang pilih.(Bm)

Peningkatan Jalan Thamrin Menuai Cibiran dan Kritik Dikalangan Masyarakat

Tebingtinggi,- JWO
Peningkatan jalan (pelapisan ulang/overlay)di beberapa titik ruas jalan kota Tebingtinggi, yang dikerjakan Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR)Kota Tebingtinggi, menuai kritik di kalangan masyarakat. 

Pengerjaan pelapisan ulang/Overlay yang menggunakan Dana Alokasi khusus ( DAK) 2019 kota Tebingtinggi yang berjumlah miliyaran rupiah, dilaksanakan rekanan Dinas terkait, menjadi cibiran masyarakat sekitar, terkait kualitas dan kuantitas mutu pelaksanaan nya.
ES(47) warga kota Tebingtinggi yang kerap melintas di jalan Thamrin, salah satu titik peningkatan jalan yang baru beberapa hari selesai, mengatakan kepada media, Rabu(17/07/2019) kalau pekerjaan peningkatan jalan oleh rekanan PUPR kota Tebingtinggi harus di kroscek, karena yang saya lihat masih ada yang bergelombang, dan di beberapa titik terlihat  kasar, dan tidak standar" diduga tidak sesuai spesifikasi" jelas nya ES.


Penelusuran awak media Rabu (17/07) di lokasi terlihat kurang profesionalnya pihak pengembang ditambah Lemahnya sistem pengawasan dari Dinas terkait  mengakibatkan hasil pekerjaan dibeberapa tempat terlihat tidak spek hingga terjadi penggenangan air disa'at hujan turun, disamping itu terlihat permukaan jalan yang bergelombang dapat dirasakan oleh para pengguna jalan (masyarakat ) bila  melintas memakai kendera'an seperti layaknya menaiki Kuda dan hal tersebut disebabkan tidak meratanya kondisi permukaan jalan serta berlapi,di seputaran jalan Thamrin kalau pekerjaan di beberapa titik, terlihat kasar membekas lobang yang sudah ditutup kembali dan  sambungan jalan tidak rapi.



Sampai berita ini dirilis, pihak awak media belum dapat mengkonfirmasi, pihak terkait, kepala Bidang  tidak berada di kantor.(JOC 03)

DPO Pembobol Kantor Notaris Ditembak Team Pegasus Polsek Medan Helvetia

HELVETIA, JWO- Team Pegasus Polsek Medan Helvetia terpaksa melumpuhkan Jeriko Situmeang (30) warga Sunggal yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) pelaku pembobol kantor notaris yang berada di Jalan Gaperta Kelurahan Helvetia Tengah. Pelaku terpaksa dilumpuhkan lantaran nekat melawan petugas saat hendak diamankan, Rabu (17/7/2019).

Ps Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Pardamean Hutahaean, melalui Panit Reskrim, Iptu S sebayang, ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan tentang adanya penangkapan tersebut.

"Ya bang, tersangka terpaksa kita tembak karena nekat melawan anggota saat diamankan," ungkapnya.

S Sebayang menjelaskan bahwa DPO pelaku pembobol kantor notaris tersebut berhasil diamankan berdasarkan hasil penyelidikan.

"Berdasarkan keterangan rekan pelaku yang sebelumnya sudah kami amankan duluan, akhirnya kami berhasil meringkus pelaku," jelasnya.

S Sebayang menambahkan saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku yang lainnya.

"Selanjutnya rekan pelaku yang masih DPO masih dalam pengejaran, sementara itu tersangka kita kenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sahat Martua (30) warga Jalan Kapten Muslim diringkus Team Pegasus Polsek Medan Helvetia lantaran nekat membobol kantor Notaris yang berada di Jalan Gaperta Kelurahan Helvetia Tengah, Kamis (11/7/2019).

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut bermula ketika cleaning servis Aldi, hendak membuka kantor, ternyata pintu kantor sudah rusak. Bukan itu saja, kaca jendela kantor pun telah terbuka.

Ketika dicek barang-barang, ternyata laptop merk Lenovo milik korban, Wilfred Siburian (43) telah raib. Melihat hal itu, Aldi pun melaporkan kejadian tersebut kepada korban. Tak terima, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Helvetia dengan bukti laporan nomor : LP/397/VI/2019/SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Helvetia.(Tim)

Kapolres Belawan Sambut Kunjungan Orangtua Bocah Penderita Gangguan Ginjal

BELAWAN, JWO- Dalam rangka bersilaturahmi, Supriadi (29) bersama istrinya Syehren Sujana (23) warga Sicanang yang merupakan orangtua dari Alm Surya Darma Wira Yuda (2,5) bocah penderita penyakit gangguan ginjal (Nefrotik Sindrome), mengunjungi Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis di ruang kerjanya, Selasa (16/7/2019).

Kedatangan pasangan suami istri (pasutri) tersebut selain untuk bersilaturahmi, mereka juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Pelabuhan Belawan yang beberapa waktu lalu telah membantu mereka dengan memberikan biaya perobatan anaknya yang menderita gangguan ginjal.

Kapolres pun menyambut mereka dengan ramah tamah di ruang kerjanya dengan didampingi Kabag Sumda Kompol Sri Pinem.

Supriadi, istri dan anaknya yang ditemani salah seorang Aktivis Peduli Perempuan Belawan (PBB) Sakdiah (32) berbincang-bincang dengan Kapolres penuh dengan keakraban.

Dalam perbincangan tersebut, Supriadi dengan penuh rasa haru mengucapkan beribu-ribu terimakasih yang tak terhingga lantaran Kapolres Pelabuhan Belawan mau membantu mereka yang hanya rakyat kecil dengan memberikan bantuan biaya perawatan anaknya di RSUD Adam Malik.

"Saya atas nama orangtua dari almarhum mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak Kapolres atas kerendahan hatinya yang mau membantu kami masyarakat yang miskin ini," ungkap Supriadi.

Supriadi berharap agar hubungan silaturahmi ia dengan Kapolres Pelabuhan Belawan tak terputus dikemudian hari.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis, ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan sebelumnya ia sudah berencana melakukan rujukan untuk balita tersebut ke RSU Mitra Medika di Jalan KL Yos Sudarso Km 7,5 Tanjung Mulia.


"Kita sudah membahasnya dan sudah mendapatkan izin dari pihak rumah sakit untuk memberikan bantuan dalam bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responbility (CSR), namun nasib balita tersebut berkehendak lain, Allah SWT telah memanggilnya terlebih dahulu," ucap Kapolres.(Tim)

SEP SDM dan Umum Keluarga Besar PTPN III Berdoa Bersama 102 Calon Jamaah Haji

SEP SDM dan Umum Keluarga Besar PTPN III Berdoa Bersama 102 Calon Jamaah Haji

MEDAN - SEP SDM dan Umum, Ahmad Gusmar Harahap memberangkatkan 102 orang jamaah Haji dari keluarga besar PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Tahun 2019 dilaksanakan di Aula Eulegeunesis Jalan Sei Batanghari No. 2 Medan, Selasa (9/7/2019).

Hadir untuk memberikan doa selamat, Ibu Beby Suhendri, Ibu Dina Adi Fitria, para Kepala Bagian, Kepala SUB Bagian dan Para Calon Jemaah Haji dan Hajjah yang jumlahnya sebanyak 102 orang.

Pensiunan karyawan yang mewakili calon jamaah Haji, Alimuddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa cuaca di tanah suci saat ini cukup terik hampir mencapai 50 derajat celcius pada siang hari dan malamnya sekitar 37 derajat Celcius.

"Ini artinya kondisi cuaca yang ekstrim seperti ini agar dapat diketahui agar kita tetap menjaga kesehatan supaya semua jemaah bisa mengikuti rangkaian kegiatan ibadah selama di sana. Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kebaikan pimpinan PTPN III yang masih bekesempatan untuk memberikan oleh-oleh kepada kami,” katanya dengan penuh haru.

Alimuddin juga berharap kepada Pimpinan PTPN III (Persero) dan kepada para undangan kegiatan doa selamat ini agar tetap mendoakan para jemaah haji dan hajjah yang akan berangkat untuk bisa menjalankan ibadah haji dengan kusyu’ dan menjadi haji dan hajjah yang mabrur.

Gusmar Harahap, selaku SEP SDM dan Umum dalam kesempatan yang sama mengucapkan selamat dan memberikan dorongan karena para jamaah agar tetap semangat dan menjaga fisik selama menjalankan ibadah haji, dan tidak perlu kawatir karena para Jemaah adalah tamu Allah yang sedang menunaikan rukun Islam kelima selama di tanah suci dan pasti akan disambut dengan baik oleh Allah SWT.

“Bagi para jemaah, marilah bersyukur karena kita memperoleh panggilan dari Allah SWT.  Ibadah haji ini merupakan ibadah fisik sehingga menjadi perhatian untuk menjaga kesehatan supaya bisa sempurna dilaksanakan semua rukun haji. Sebab saat ini musim panas. Sesampainya di tanah suci agar tetap mendoakan perusahaan yang kita cintai ini tetap baik dan meningkat keuntungannya, karena beberapa waktu belakangan ini harga CPO terus turun, supaya aktifitas sosial keagamaan dapat kita laksanakan dengan baik dan berkelanjutan,” katanya. Gusmar Harahap kemudian menutup sambutannya dengan memberikan sebuah pantun. “Burung Nuri terbang tinggi, hinggap di dahan sekali lagi, selamat jalan jemaah Haji semoga selamat di tanah suci”.

Dalam kesempatan ini, Perusahaan juga memberikan bingkisan dan uang saku kepada para Jemaah Calon Haji dan Hajjah sebagai bentuk perhatian dan dukungan Perusahaan kepada Calon Jemaah Haji.

Serius Berantas "PEKAT", Polres Belawan Gelar Kegiatan OPS K2YD

BELAWAN, JWO- Terkait menjawab tudingan miring terkait Kinerja Polres Pelabuhan Belawan yang tidak bekerja secara serius memberantas maraknya  segala bentuk kegiatan penyakit masyarakat (pekat) judi, miras dan perbuatan asusila, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP H Ikhwan Lubis SH MH diwakili Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Kompol H Erinal SH beserta Polsek jajaran dengan dibackup dari Satuan POM TNI AL, POM TNI AD melakukan Operasi Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (Ops K2YD), Sabtu (13/7/2019).

Kegiatan tersebut dimulai dengan upacara apel dilapangan, pelaksanaan kegiatan Ops K2YD tim gabungan itu dipimpin oleh Kabag Ops Kompol H Erinal, Kasat Intelkam Iptu Sutarjo Bengawan Ito Manullang, Kasat Shabara AKP Erianto Ginting, Kasat Reskrim AKP Jerico Lavian Chandra SH SIK, Kapolsek Medan Labuhan Edy Safari SH diwakili AKP Ponijo SIP, Kapolsek Hamparan Perak Kompol Azuar SH MH diwakili Wakpolsek Iptu Sutrisno SH, Kapolsek Belawan Kompol Safarudin Tama Siregar SH diwakili oleh Kanit Reskrim Iptu Reza, Kanit Reskrim Medan Labuhan Iptu Bonar H Pohan SH dan personil Penegak Gangguan Keamanan (Gagak) Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan.

Kegiatan diawali dengan brifing yang dipimpin Kabag Ops Kompol H Erinal SH dengan diteruskan pemberian arahan tentang tekhnis Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan kegiatan, selanjutnya ditutup dengan berdo’a bersama.

Kawasan yang menjadi Operasional malam itu kawasan Kecamatan Medan Labuhan yang meliputi Komplek Griya Martubung kelurahan Tangkahan, Kawasan Industri Modern (KIM) I dan ll Kelurahan Mabar dan sebahagian KIM lll, lV, V Kecamatan Labuhan Deli.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan operasi ini sengaja dilaksanakan bertujuan untuk menekan angka kriminalitas yang di akibat mabuk-mabukan yang dapat mengganggu ketertiban umum (Kamtibmas).

"Kegiatan ini untuk meminimalisir kejahatan perdagangan manusia sebagai wanita tuna susila (Human Traifficking) yang terjadi di cafe-cafe wilkum Polres Pelabuhan Belawan,” terangnya.

Lebih lanjut Kapolres Pelabuhan Belawan menjelaskan pelaksanaan kegiatan Ops Pekat atau Yustisi ini sebagai jawaban atas desakan berbagai pihak agar pihak Polres Pelabuhan Belawan lebih serius memberantas segala bentuk kegiatan penyakit masyarakat dan

"Jangan sampai kami pihak Polres disebut tidak mampu melaksanakan tuntutan masyarakat tersebut,” tegas Kapolres.

Adapun kegiatan pelaksanaan Ops K2YD tersebut berakhir tepat pada pukul 00.30 wib dengan ditandai seluruh PJU dan personil gabungan yang terlibat dalam Operasi kembali ke Mapolres Pelabuhan Belawan untuk beristirahat.(Tim)

Bobol Kantor Notaris, Sahat Dibekuk Team Pegasus Polsek Medan Helvetia

HELVETIA, JWO- Sahat Martua (30) warga Jalan Kapten Muslim diringkus Team Pegasus Polsek Medan Helvetia lantaran nekat membobol kantor Notaris yang berada di Jalan Gaperta Kelurahan Helvetia Tengah, Kamis (11/7/2019).

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut bermula ketika cleaning servis Aldi, hendak membuka kantor, ternyata pintu kantor sudah rusak. Bukan itu saja, kaca jendela kantor pun telah terbuka.

Ketika dicek barang-barang, ternyata laptop merk Lenovo milik korban, Wilfred Siburian (43) telah raib. Melihat hal itu, Aldi pun melaporkan kejadian tersebut kepada korban. Tak terima, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Helvetia dengan bukti laporan nomor : LP/397/VI/2019/SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Helvetia.

Panit Reskrim Polsek Medan Helvetia, Iptu S Sebayang, ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa berdasarkan penyelidikan dan informasi yang diterima, petugas berhasil meringkus pelaku.

"Tersangka kita ringkus saat berada di Jalan Gaperta," ungkapnya.

S Sebayang menjelaskan bahwa dari pengakuan tersangka, aksi tersebut dilakukannya bersama dengan rekannya yang berinisial JR, UC dan WN (DPO).

"Tersangka mengaku jika barang bukti milik korban ada pada rekannya," jelasnya.

S Sebayang menambahkan jika saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap rekan pelaku yang identitasnya sudah dikantongi petugas.

"Tersangka kita kenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," ujarnya.(Riz)