UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Satlantas Polresta Barelang Berikan Bantuan Sosial Kepada Warga Kurang Mampu

 INDAHNYA BERBAGI, SATLANTAS POLRESTA BARELANG BERIKAN BANTUAN SOSIAL KEPADA WARGA KURANG MAMPU Batam, juruwartaonline.com– Satlantas Polres...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Anjing K-9 Bea Cukai Batam,Tangkap Sabu Seberat 552 Kg Tujuan Jakarta

 Anjing K-9 Bea Cukai Batam Tangkap Sabu Seberat 552 Kg Tujuan Jakarta



Batam, -juruwartaonline.com- Tim K-9 Bea Cukai Batam kembali berhasil mengamankan seorang

penumpang Kapal Motor (KM) Kelud tujuan Tanjung Priok, Jakarta berinisial MR (28).

Penumpang tersebut menyelundupkan enam bungkus plastik berisi total 552 gram sabu di

dalam alas kakinya.

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Seksi Layanan Informasi Kantor Pelayanan Utama Bea dan

Cukai Batam, Zulfikar Islami menyampaikan bahwa penumpang tersebut diamankan saat Tim

K-9 Bea Cukai Batam melakukan kegiatan pengawasan rutin terhadap penumpang KM Kelud

tujuan Jakarta, Rabu, (1/12/2021).

“Awal mula kronologinya saat melakukan pengawasan terhadap para penumpang KM Kelud,

Anjing K-9 bernama Dee menunjukkan respon duduk kepada salah seorang penumpang

berinisial MR,” jelas Zulfikar.

Petugas kemudian membawa MR ke hanggar milik Bea Cukai Batam dan melakukan

pemeriksaan lebih lanjut. Selanjutnya dilakukan wawancara, pemeriksaan badan, dan

pemeriksaan terhadap seluruh barang bawaan penumpang tersebut.

“Saat melakukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas curiga terhadap ukuran alas kaki yang

digunakan oleh MR karena ukurannya tidak wajar. Kemudian alas kaki tersebut diperiksa

kembali menggunakan X-Ray dan terdapat kejanggalan,” ujar Zulfikar.

Petugas membongkar alas kaki tersebut dan menemukan kristal putih yang dilapisi dengan

lakban warna hitam. Terhadap barang tersebut, petugas melakukan uji narcotest untuk

memastikan kandungan dari isi bungkusan plastik tersebut.

“Dari hasil narcotest diketahui bahwa isi bungkusan tersebut positif narkoba jenis Sabu/

Methamphetamine,” jelas Zulfikar.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai

Batam untuk dilakukan proses lebih lanjut.

“Penyelundupan narkotika dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009

tentang Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1)

dengan ancaman pidana mati / penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling

lama 20 tahun, serta pidana denda maksimum Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah),”

tambah Zulfikar.

Terhadap tersangka dan barang bukti diserahterimakan ke Kepolisian Daerah Provinsi

Kepulauan Riau dengan dibuatkan Berita Acara Serah Terima tanggal 1 Desember 2021

untuk diproses lebih lanjut./ros.htb/

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply