UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Ops Patuh Toba 2021 Dimulai, Polda Sumut Turunkan 1295 Personil

SUMUT, JWO- Operasi Patuh Toba 2021 dimulai hari ini, ditandai dengan gelar pasukan di Lapangan KS Tubun Polda Sumut. Sebanyak 1.295 personi...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Masa PPKM Level 4, Judi samkwan Beromset Ratusan Juta di Beringin Bebas Beroperasi


MEDAN, JWO- Dalam situasi PPKM Darurat Level 4 oleh pemerintah pusat dan daerah, tampaknya tidak menggangu aktifitas Kasino perjudian las vegas yang buka selama 24 jam di kawasan Jalan Beringin Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Senin (2/8/2021).


Pantauan awak media ini bahwasanya diduga lokasi judi dadu samkwan yang berlokasi diarea seluas 1 Ha tersebut disebut-sebut dimiliki 3 bandar diantaranya bernama Akiau wanita 'Kurus', keturunan Tionghoa, Ahai pria keturunan Tionghoa dan Nainggolan yang beroperasi secara bebas dan terang terangan disebuah lahan tanah kosong disebuah gubuk seluas 1 Ha.


Informasi yang dihimpun lokasi judi dadu Samkwan milik Akiau dan Ahai itu beromset ratusan juta rupiah perhari dimana pemiliknya disebut-sebut bermarga Nainggolan.


Pantauan di lokasi, lokasi judi seluas 1 Ha itu menyediakan gubuk-gubuk sebagai arena perjudian, dimana setiap gubuk diisi dengan judi Samkwan.


Menurut informasi yang beredar, lokasi perjudian tersebut menggunakan 3 shift, dimana shift pertama dari pagi hingga siang hari dikelola oleh bandar yang disebut-sebut bernama Ahai.


Lalu dilanjutkan shift yang kedua dari siang hingga sore menjelang malam hari yang dikelola oleh bandar bernama Nainggolan yang disebut-sebut selaku pemilik lokasi, dan shift ketiga dari malam hingga subuh dimana bandar disebut-sebut bernama Akiau.


Sementara itu menurut keterangan yang diperoleh dari warga setempat bertubuh gemuk perawakan kulit sawo ini mengatakan bahwasanya lokasi judi itu sebenarnya berkali-kali didemo dan dilaporkan warga. Namun hingga saat ini, lokasi judi itu tetap eksis tanpa adanya hambatan gangguan dari pihak manapun.


"Ngakunya dia sudah setor banyak bang. Jadi tak takut dia kena gerebek oleh petugas kepolisian. Malah dia nantang kalo ada yang berani tutup tempat judi itu. Pejabat kek mana pun, dah gak takut dia," ujar sumber yang namanya tidak mau dipublikasikan tersebut.


Bahkan lokasi itu ramai dikunjungi para pemain dari segala kalangan usia. Bahkan, di saat pandemi Covid-19 dimana sebagian wilayah menjalani Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. lokasi tersebut justru ramai dikunjungi pemain yang hilir mudik keluar masuk dilokasi perjudian tersebut.


Sedangkan di dalam lokasi, terlihat para pemain begitu ramai, tanpa memperdulikan protokol kesehatan (prokes). Bukan tak mungkin bakal muncul cluster baru delta penyebaran Covid-19. Justru di saat pemerintah tengah giatnya memperketat penerapan prokes PPKM Darurat, mereka tidak menghiraukan pemberlakuan PPKM Darurat yang disampaikan oleh presiden RI untuk dilaksanakan dan dipatuhi masyarakat umumnya. 


Oleh karena itu ungkap sumber, kami sangat mengharapkan kepada Kapoldasu agar memerintahkan Kapolresta DeliSerdang agar turun ke lokasi untuk menutup lokasi perjudian tersebut karena sangat meresahkan masyarakat setempat.(Tim)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply