UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Dit Res Narkoba Polda Sumut Luncurkan Aplikasi Sumut Bersinar Untuk Pencegahan Peredaran Narkotika

SUMUT, JWO- Dalam mencegah peredaran narkoba, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara meluncurkan aplikasi Sumut Bersinar yang dapat...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Diupah Mobil Jadi Kurir Sabu, Pasutri Asal Simalungun "Kompak" Diringkus Sat Res Narkoba Polrestabes Medan


MEDAN, JWO- Dengan diiming-imingi 1 unit mobil, pasutri asal Simalungun nekat menjadi kurir sabu 10 Kg. Alhasil, keduanya diringkus Sat Res Narkoba Polrestabes Medan di Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (2/6/2021).

Informasi yang dihimpun, kedua tersangka ini diringkus berdasarkan hasil pengembangan dari pengungkapan kasus 40 kg sabu yang sebelumnya berhasil di ungkap Tim Satres Narkoba Polrestabes Medan, dimana beberapa waktu yang lalu tersebut petugas berhasil mengamankan seorang tersangka yakni M Herry di Jalan Binjai KM 15 Diski, Kecamatan Sunggal.

Kedua tersangka yang diamankan petugas yakni Amirulah Nasution (48) dan istrinya Yuvita (24) yang merupakan warga Jalan Amal Gg Rahayu, Kecamatan Perdagangan I, Kabupaten Simalungun.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, didampingi Kasat Narkoba Kompol Oloan Siahaan, mengatakan Pasutri ini hendak bertransaksi di Hotel Radisson Jalan H Adam Malik, Medan. Namum, sempat kabur lantaran mengetahui kedatangan petugas kepolisian.

"Anggota mengejar kedua tersangka dan berhasil meringkus keduanya di Jalan Nangka Gg Jambu Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai," ungkapnya.

Kombes Pol Riko Sunarko menjelaskan bahwa kedua tersangka diketahui sudah empat kali mengantarkan Narkoba dan diberi upah 1 unit mobil Ford Everest warna hitam beserta BPKB nya oleh bandar narkoba.

"Barang bukti yang kami sita selain 10 kg sabu, 1 unit mobil Ford Everest warna Hitam BK 1138 LD berikut BPKB kendaraannya, 1 buku Rekening Bank BRI atas nama tersangka, 4 unit Handphone dan uang tunai Rp 5.920.000," jelasnya.

Kapolrestabes Medan menambahkan jika kedua tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas 15 tahun penjara.(Tim)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply