UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Kapolresta Deli Serdang Sambut Kunker Pangdam I/BB Ke Kodim 0204/DS

SUMUT, JWO- Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi SIK, menyambut kunjungan kerja Pangdam I Bukit Barisan Mayor Jenderal TNI Irwan...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Polsek Medan Kota Ringkus Pelaku Jambret HP di Simpang Yuki Raya


MEDAN, JWO- Polsek Medan Kota berhasil meringkus Yudi Susanto alias Yudi Borok (30), warga Jalan AR Hakim Gang Sukmawati, pelaku jambret Handphone yang nekat melakukan aksinya di Jalan Sisingamangaraja tepatnya di Simpang Yuki Raya, Selasa (13/10/2020).

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (7/10/2020) lalu, dimana saat itu korban Adinda Nurhaliza (20), warga Jalan Sutrisno Gang Amal, sedang berhenti di Simpang Yuki untuk mengangkat handphone miliknya yang sedang berdering. 

Namun, tiba-tiba korban dihampiri tersangka bersama temannya berinisial AS (DPO) dengan menaiki sepeda motor yang langsung merampas handphone miliknya. Korban yang terkejut, berusaha mengejar para pelaku sambil berteriak "Maling...Maling..."

Unit Reskrim Polsek Medan Kota yang sedang berpatroli, mendengar suara teriakan korban, tim bergegas mengejar dan berhasil meringkus pelaku, namun rekannya berhasil melarikan diri.

Kapolsek Medan Kota, Kompol Riky Ramadhan, melalui Kanit Reskrim Iptu Ainul Yaqin, ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan tentang adanya penangkapan tersebut.

"Benar bang, tersangka sudah kita amankan berdasarkan laporan korban dengan Nomor : LP / 555 / X / 2020/ M. Kota, tanggal 7 Oktober 2020," ungkapnya.

Yaqin menjelaskan bahwa dari pengakuan tersangka, aksi tersebut dilakukannya bersama rekannya yang berhasil melarikan diri.

"Dari tangan pelaku kita amankan barang bukti berupa satu unit HP milik korban dan satu unit sepeda motor Honda Beat BK 2890 AHQ yang digunakan tersangka saat beraksi," jelasnya.

Yaqin menambahkan jika saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku yang buron (DPO).

"Tersangka dikenakan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dan kekerasan (curas) dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," sebut Yaqin.(Tim)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply