UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Judi Ketangkasan Tembak Ikan Mickey Mouse di Brahrang Diduga Tak Tersentuh Hukum

SUMUT, JWO- Praktik perjudian ketangkasan berkedok jenis Tembak Ikan Mickey Mouse yang berada di Jalan Anggur Brahrang Kecamatan Binjai Bara...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Kurir Sabu 1 Kg Dibekuk Direktorat Narkoba Polda Sumut di Bandara Kualanamu


SUMUT, JWO- Direktorat Narkoba Poldasu bersama petugas Avsec Bandara Kualanamu, Deliserdang, mengamankan dua calon penumpang pesawat yang kedapatan membawa dua bungkus sabu saat menjalani pemeriksaan Security Check Point (SCP), Senin (5/10/2020).

Kedua tersangka yang diamankan petugas yakni Arif (39) warga Dusun Makmur, Desa Bukit Payang, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang dan Muhammad F (18) warga Babah Krueng, Kabupaten Aceh Utara.

Direktur Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Robert Da Costa ketika dikonformasi wartawan membenarkan pihaknya bersama petugas bandara mengamankan 2 calon penumpang pesawat membawa sabu-sabu seberat lebih kurang 1 Kg.

“Dua tersangka merupakan calon penumpang pesawat yang akan berangkat dari Bandara Kualanamu menuju Bandara Soekarno Hatta,” ungkapnya.

Robert menjelaskan bahwa berawal dari informasi dari masyarakat, adanya calon penumpang pesawat Batik Air ID – 6883 rute Kualanamu – Soekarno Hatta, yang membawa narkoba jenis sabu akan menyeludupkan narkoba melalui Bandara Kualanamu. Mendapatkan informasi itu pihak kepolisian melakukan kerjasama dengan pihak petugas Avsec.

“Dari tayangan monitor komputer adanya barang yang mencurigakan pada tas ransel milik ke dua penumpang. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan manual dan ditemukan pada masing-masing tas ransel dua bungkus plastik berisi narkotika jenis sabu,” jelasnya.

Robert menyebutkan dari hasil pemeriksaan, dua tersangka mengaku barang bukti sabu akan dibawa ke Kendari, Sulawesi Tenggara. Keduanya pun mengaku menerima barang bukti sabu di daerah Binjai dan dijanjikan uang senilai Rp 50 juta.

Saat ini, dua warga Aceh yang kini menjadi tersangka masih dalam pemeriksaan Direktorat Narkoba Polda Sumut.

“Polisi masih melakukan pengembangan memburu tersangka lain yang menyuruh dua tersangka mengirim sabu tersebut,” ujar Robert.(Tim)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply