UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Kapolresta Deli Serdang Sambut Kunker Pangdam I/BB Ke Kodim 0204/DS

SUMUT, JWO- Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi SIK, menyambut kunjungan kerja Pangdam I Bukit Barisan Mayor Jenderal TNI Irwan...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Bekuk 2 Bandar Narkoba, 1 Tewas

SUMUT, JWO- Satres Narkoba Polresta Deli Serdang berhasil meringkus dua orang bandar narkotika dan obat-obatan terlarang dari kediaman masing-masing. Salah satu tersangka tewas saat penangkapan yang diduga karena sesak nafas, Sabtu (12/9/2020).

Kedua tersangka yang diamankan polisi yakni, THS alias Bolon (37) warga Jalan Pertahanan, Komplek Perumahan Sigara–Gara Kecamatan Patumbak dan AS alias Cokna (28) warga Dusun II, Desa Namo Simpur, Kecamatan Pancurbatu. Keduanya diringkus pada Kamis (10/9/2020) lalu.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi SIK didampingi Kasat Narkoba Polresta Deliserdang, AKP Ginanjar Fitriadi SIK saat Confrensi, mengatakan jenazah tersangka AS alias Cokna sudah diotopsi di RS Bhayangkara.

“Jenazah AS sudah diotopsi di RS Bahayangkara, namun hasil belum keluar, namun menurut keterangan keluarganya AS memiliki riwayat sesak nafas,” ungkapnya.

Kapolresta menjelaskan, tersangka pertama yang ditangkap adalah THS alias Bolon. Dia ditangkap di rumahnya, dengan barang bukti dua paket sabu seberat 13,24 gram, 26 butir ekstasi warna cream seberat 12,89 gram, satu unit hape merek Oppo F9, satu unit timbangan elektrik, satu pucuk softgun dan uang Rp 45 juta.

Kepada polisi, Bolon mengatakan dia mendapatkan barang haram tersebut dari AS alias Cokna. Polisi kemudian melakukan pengembangan, dan akhirnya menangkap Cokna, Jumat dini hari (11/9/2020) lalu.

“Setelah menangkap tersangka pertama yakni THS, petugas kita melakukan pengembangan dan menangkap tersangka, AS alias Cokna di Jalan Djamin Ginting, Desa Baru, Kecamatan Pancurbatu, dengan barang bukti satu paket sabu seberat 113 gram dan satu unit hape merek Vivo,” jelasnya.

Kapolresta menyebutkan tersangka AS alias Cokna mendadak lemas. Melihat kondisi Cokna yang mengkhawatirkan, polisi membawanya ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik (HAM) Medan. Setibanya di rumah sakit, dokter yang menangani menyatakan Abdi Sanjaya alias Cokna sudah tiada. Kemudian, polisi membawanya ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan, untuk diotopsi.

“Hasil otopsi belum kita terima, jadi belum diketahui penyebab kematian AS alias Cokna. Untuk tersangka THS dijerat Pasal 114 ayat (2), 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 dengan ancaman paling singkat enam tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” sebut Kapolresta Deli Serdang.(Tim)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply