UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Astaga!!! Ada Judi Las Vegas Kasino Terbesar Beromset "Meriah" di Deli Serdang

SUMUT, JWO- Pasca diumumkannya PPKM Darurat Level 4 oleh pemerintah pusat dan daerah tampaknya tidak menggangu aktifitas Kasino perjudian la...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Sat Reskrim Polrestabes Medan Ringkus Pelaku Pembunuhan di Sibolangit

MEDAN, JWO- Sat Reskrim Polrestabes Medan meringkus pelaku pembunuhan Painem (53) yang ditemukan tewas di Bandar Baru, Sibolangit, Deli Serdang. Pelaku diduga membunuh Painem karena cemburu terhadap selingkuhannya itu, Kamis (9/7/2020).

Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko didampingi Kasat Reskrim Kompol Martuasah Tobing, mengatakan motif tersangka melakukan aksi tersebut akibat cemburu dengan korban.

"Tersangka ada hubungan asmara sama si korban. Keduanya, sudah memiliki keluarga masing-masing, jadi pelaku ini cemburu dengan si korban," ungkapnya.

Riko menjelaskan bahwa kejadian tersebut berawal ketika Painem disebut sedang berada di dalam rumah bersama pria berinsial D. Pelaku berinisial S (59) yang sedang lewat mengintip dari jendela. S kemudian melontarkan makian ke Painem.

"Korban bersama D mengejar tersangka. Namun, yang bersangkutan sembunyi di sekitar TKP. Kemudian datang anak dan menantu dari korban, setelah mendengar cerita itu, mereka berupaya mencari tersangka namun tidak menemukannya," jelas Kapolrestabes.

Riko menyebutkan bahwa anak dan menantu Painem serta D pergi meninggalkan rumah Painem. Setelah itu, S tiba-tiba masuk ke rumah dan terlibat cekcok dengan Painem.

"Kemudian tersangka mencekik, menarik rambut hingga jatuh. Kemudian membekap hingga 15 menit, dinjak kepalanya sampai meninggal," sebut Kapolrestabes.

Setelah itu, lanjut Kapolrestabes, petugas mendapat informasi terkait mayat korban. Petugas kemudian menangkap S di Jalan Jamin Ginting, KM 44 Bandar Baru, Deli Serdang.

"Petugas menangkap tersangka 8 jam setelah kejadian," ujar Riko.

S yang hadir dalam konferensi pers mengaku sering melihat korban bersama laki-laki lain. Padahal, katanya, dia sering memberikan sejumlah uang kepada korban.

Menurut keterangan S, dirinya sudah beberapa bulan dekat dengan korban. Painem ditudingnya berselingkuh dengan pria lain hingga dia mengaku khilaf dan membunuh Painem.

"Saya sama korban pacaran. Sekitaran dua bulan. Dia selingkuh dengan laki-laki lain. Lalu, saya cekik pakai tangan, sempat melawan juga," ujar S.

S menyebutkan dirinya sudah berumah tangga. Dia menyebut istrinya sedang berada di Malaysia untuk bekerja.

"Istri di Malaysia. Sudah 7 tahun di sana. Saya kerja di Bandar Baru sebagai buruh bangunan," ujar S.

Akibat perbuatanya, S dijerat pasal 338 sub pasal 351 ayat (3) KUHP.(Tim)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply