UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Sambut HUT Lantas ke 65, Sat Lantas Polresta Deli Serdang Gelar Baksos

SUMUT, JWO- Dalam rangka menjelang HUT lalu lintas Bhayangkara ke 65, Satlantas Polresta Deli Serdang menggelar kegiatan baksos berupa pem...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Kapoldasu Gelar Pengungkapan Kasus Menonjol Tindak Pidana Narkoba


MEDAN, JWO- Kapolda Sumut pimpin Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Menonjol Tindak Pidana Narkotika oleh Ditresnarkoba Polda Sumut bertempat di Rumkit Bhayangkara Tk II Medan, Senin (9/3/2020).

Dalam kesempatan ini, Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin, MSi di dampingi Dir Resnarkoba, Kabid Humas, Personil Ditresnarkoba Polda Sumut dan Insan Pers Yang Hadir.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Martuani Sormin, M Si mengatakan pengungkapan kasus ini adalah keberhasilan dari Direktorat Narkotika bekerjasama dengan Polres jajaran Polda Sumut periode Januari hingga 8 maret 2020.

"Ada 5 kasus yang berhasil diungkap Dit resnarkoba Polda Sumut dimana kasus ini adalah 2 kelompok jaringan internasional dari Malaysia – Riau- Tapsel dan Malaysia- Aceh – Medan," ungkap Kapoldasu.

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil meringkus 7 tersangka yakni Ridwan Toha Sinaga, Feri Agus Jaya Nainggolan, Muhajir, Muammar Juanda, Syarifudin, Zulkifli (MD), Muhammad Yendra. Selain itu, petugas juga mengamankan Barang Bukti berupa 22,52 Kg Sabu dan 11 Ribu Butir Pil Ecstasy.

Kapolda Sumut menyampaikan saat ini Sumut sudah darurat narkotika dan Kapolda Sumut menyampaikan bahwa Polda Sumut tidak main-main dengan narkotika.

"Akan kita tindak tegas segala pelaku narkotika termasuk anggota Polda Sumut, buktinya ada 2 perwira kita yang terlibat dan saat ini sudah kita tahan di sel Polda Sumut dan selanjutnya akan kita proses untuk pemberhentian tidak dengan hormat,” tegas Kapolda Sumut.

Pasal Yang Dilanggar para tersangka yaitu 114 Ayat 2 Subs. Pasal 112 Ayat 2 Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Kapolda mengatakan akan memberikan sanksi hukuman yang seberat- beratnya untuk para tersangka yaitu Pidana Mati, Pidana Penjara Seumur Hidup atau Paling Singkat Penjara 6 Tahun dan Paling Lama 20 Tahun, Pidana Denda Paling Sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (10 Miliar Rupiah) dan Paling Banyak Rp. 10.000.000.000,00 (10 Miliar Rupiah).(Tim)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply