UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Direktorat Reskrimum Polda Sumut Ringkus Komplotan Pembunuh Asiong

SUMUT, JWO- Direktorat Reskrimum Polda Sumut berhasil meringkus komplotan pembunuh Jefri Wijaya alias Asiong (39) warga Jalan Amal, Kecama...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Sat Reskrim Polresta Deli Serdang Ringkus Dua Pelaku Penganiayaan Berujung Maut

DELISERDANG, JWO- Sat Reskrim Polresta Deli Serdang berhasil meringkus para pelaku penganiayaan berujung maut yang terjadi di Gang Perjuangan Desa Telaga Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Rabu (8/1/2020).

Pelaku yang berhasil diamankan petugas yakni Darul Aswan alias Basir (23) dan HS (19) warga Dusun V Desa Telaga Sari Kecamatan Tanjung Morawa.

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (7/12/2019) lalu, bermula ketika Nurhaidah Tanjung (71) warga Dusun IV Desa Telaga Sari, mendapat informasi dari masyarakat jika anaknya ditemukan bersimbah darah di Gang Perjuangan Desa Telaga Sari Kecamatan Tanjung Morawa.

Nurhaidah yang mendengar hal itu langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melarikan korban ke RSUD Deli Serdang. Namun sayang, diperjalanan korban menghembuskan nafas terakhirnya. Tak terima dengan apa yang menimpa anaknya, ia pun melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Deli Serdang.

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, AKP Rafles Langgak Putra, melalui Humas Polresta Deli Serdang Iptu Masfan Naibaho mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan, pihaknya berhasil meringkus pelaku.

"Awalnya kita meringkus tersangka Darul Aswan alias Basir di Pasan 8 Batang Kuis, kemudian kita lakukan pengejaran terhadap pelaku HS di Dusun I Desa Lengau Seprang Kecamatan Tanjung Morawa," ungkapnya.

Masfan menjelaskan bahwa dari pengakuan kedua tersangka, penganiayaan berujung pada kematian tersebut dilakukan semata-mata untuk memberikan efek jera kepada korban.

"Motifnya ingin memberikan efek jera lantaran kedua pelaku tidak senang atas perlakuan korban kepada ibu angkatnya," jelasnya.

Masfan menyebutkan bahwa kejadian tersebut dilakukan kedua tersangka bersama rekannya yang lain yang saat ini masih dalam pengejaran petugas.

"Pelaku ada lima orang, mereka menghabisi nyawa korban di TKP secara bergantian, saat ini tiga tersangka lainnya masih dalam pengejaran," tandasnya.(Tim)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply