UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

MPW PP Sumut Gelar Baksos di Komplek Asia Mega Mas Jelang Imlek

MPW PP Sumut menggelar bakti sosial (baksos) dalam rangka memperingati perayaan Imlek 2020 dengan membagikan 400 paket sembako kepada kaum d...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Pelaku Bom Bunuh Diri di Depan Loket SKCK Polrestabes Medan Gunakan Jaket Ojol

MEDAN, JWO- Kejadian ledakan bom bunuh diri yang terjadi di depan loket SKCK Polrestabes Medan, Jalan HM Said Kecamatan Medan Timur, diduga dilakukan oleh seorang pria yang mengenakan seragam ojek online, Rabu (13/11/2019).

Informasi yang dihimpun, aksi itu dilakukan oleh seorang pria mengenakan seragam Grab yang berpura-pura hendak mengantarkan pesanan.

Pelaku masuk dari pintu depan dan berjalan ke arah Kantin. Setibanya di depan loket SKCK, tepatnya di depan Gedung Bag Ops Polrestabes Medan, bom yang ia bawa pun meledak. Akibat kejadian tersebut, pelaku tewas dengan kondisi tubuh hancur.

Sementara itu, menurut informasi yang diterima, diketahui ada 4 orang anggota kepolisian yang menjadi korban. Selain itu, pekerja harian lepas (PHL) dan seorang warga juga turut menjadi korban ledakan bom bunuh diri tersebut sudah dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Sumut.

Saat kejadian berlangsung, para personil dan pengunjung di Mapolrestabes Medan langsung berhamburan ke arah suara ledakan. Petugas dengan sigap mensterilkan para pengunjung yang juga berdatangan untuk melihat. Terlihat serpihan bom dan tubuh pria berjaket Grab itu berserakan.

“Awas… Awas… Keluar dulu!” Hardik seorang oknum Provost Polrestabes Medan.

Hingga saat ini, ratusan personel polisi masih mengamankan Mapolrestabes Medan dan melakukan penjagaan di setiap sudut jalan masuk. Aktivitas pelayanan masyarakat seperti pembuatan SKCK pun untuk sementara terhenti.

Menurut Tomi (22) ketika diwawancarai di lokasi, sempat mengaku terkecoh. Awalnya mereka mengira jika suara ledakan tersebut berasal dari Trafo Listrik yang meledak.

“Awalnya kami lagi menunggu keluar SKCK yang untuk keperluan CPNS. Kami lagi duduk di dalam ruangan SKCK, tiba-tiba ada suara ledakan besar kali. Awalnya Pak polisi yang ada di situ mengatakan kepada kami bahwa trafo listrik meledak. Tiba-tiba polisi bilang lagi, ada bom yang meledak. Jadi kami semua disuruh keluar,” ungkapnya.

Pantauan terkini, setelah polisi mengamankan lokasi, arus lalu lintas di Jalan HM Said depan Polrestabes juga langsung ditutup. Meski begitu, masyarakat dan pengguna jalan masih memadati di lokasi guna melihat langsung usai peledakan bom bunuh diri terjadi.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus dengan mempelajari rekaman CCTV di Mapolrestabes Medan. Sementara itu, hingga berita ini diunggah, belum ada keterangan resmi dari pihak Kapolrestabes Medan maupun pejabat lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Suasana hening tiba-tiba saja pecah saat terdengar suara diduga ledakan bom bunuh diri di halaman parkir mobil dinas berpapasan dengan kantin dan ruangan pengurusan SKCK Polrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) pagi.

Suara ledakan tersebut pun menewaskan salah seorang pria dengan kondisi mengenaskan. Seluruh tubuhnya hancur berkeping-keping dan berceceran di sekitar truk milik Sabhara Polrestabes Medan.

Pria tersebut diduga pelaku bom bunuh diri yang akhirnya meledakkan dirinya di parkiran mobil dinas petugas tersebut.(Tim)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply