UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Peras Kuli Bangunan, Preman Panggaron Ini Dibekuk Polsek Medan Helvetia

HELVETIA, JWO- Chandra Pradinata Munthe (32) warga Jalan Sei Wampu Medan Baru dan Roy Chandra Simare mare (32) warga Jalan Danau Poso Sei ...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Hina Presiden di Medsos, Mahasiswa Ini Dibekuk Polres Pelabuhan Belawan

BELAWAN, JWO- Terkait viral videotron running teks di SPBU Marelan yang isinya menghina Kepala Negara dan Megawati akhirnya pihak Kepolisian Polres Pelabuhan Belawan bekerjasama dengan tim cyber Poldasu dan tim Polsek Medan Labuhan cepat tanggap langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka pelaku penyebar Video Running Teks di SPBU Marelan tersebut.

Tersangka IPT (20) Warga Uni Kampung Belawan seorang Mahasiswa salah satu universitas di Medan akhirnya terciduk.

Keberhasilan penangkapan tersangka langsung dipaparkan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan, SH.MH didampingi Kasat Reskrim AKP Jerico Lavian Chandra, SH, Wakapolsek Medan Labuhan AKP Ponijo Kanit Reskrim Polsek Labuhan IPTU Bonar H.Pohan, SH di depan Mapolsek Medan Labuhan, Senin (27/05/2019).

Kapolres Pelabuhan Belawan menjelaskan, baru seorang tersangka penyebar video ditangkap sedangkan lainnya pelaku pembuat running teks penghina kepala negara masih terus diburu.

Tersangka pelaku yang ditangkap ini diduga kuat sebagai penyebar video running teks Stasiun Penghisian Bahan Umum (SPBU) Jl. Marelan Raya, Pasar III Kelurahan Renggas Pulau, Medan Marelan yang memuat harga minyak dan pada teks bagian bawahnya ada kata penghinaan kepala negara Jokowi dan Megawati Sukarno Putri, Kamis (24/05) lalu sekira pukul 22.30 Wib.

Lebih lanjut Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis mengatakan, tersangka pelaku ditangkap di rumahnya bersama barang bukti berupa satu unit laptop.

Penangkapan tersangka dilakukan setelah polisi memeriksa sembilan orang saksi.

“Berdasarkan keterangan dari sembilan orang saksi yang sebelumnya kita periksa, kita melakukan pengembangan dan menangkap pelaku saat berada di rumahnya,” kata Kapolres didampingi Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Bonar Pohan, SH.

Kepada polisi tersangka mengatakan, awalnya dia sedang nongkrong di seputaran SPBU Pasar 3 Marelan dan melihat papan billboard yang biasanya bertuliskan harga BBM dan ucapan terima kasih, berganti dengan tulisan hinaan kepada Presiden Jokowi dan megawati.

Dengan sengaja tersangka merekam running teks tersebut dan menyebarkanya melalui media sosial seperti youtube, facebook, whatsap dan instagram serta sempat membuat heboh warga sekitar Medan Utara.

"Atas perbuatannya tersangka untuk sementara ditahan di sel Mapolsek Medan Labuhan dengan sangkaan melanggar pasal 45 ayat 3 UU ITE jo pasal 207 KHUP dengan hukuman penjara empat tahun penjara," tutup Kapolres Belawan.(Tim)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply