UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Kapolres Belawan Hadiri Rapat Pleno di Hotel Santika

BELAWAN, JWO- Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH, MH, menghadiri rapat Pleno Rekapitulasi dan penghitungan perolehan suara Pe...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » » » Rizki Karmana Penderita Kurang Giji Sejak Lahir Butuh Uluran Tangan Pemerintah


EXPOS | Tebing tinggi~
Seorang warga kota Tebingtinggi,Sumatera Utara,Rizki Karmana (25) penderita kelainan atau  kurang  giji sejak lahir, yang kini tinggal bersama nenek nya,tepatnya di Jalan Pulei,Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi,kini korban sangat membutuhkan uluran tangan dari pemerintah kota Tebingtinggi serta dermawan.Jumat (11/1) sekitar pukul 11;00 Wib.

Korban Rizki Karmana adalah seorang kelainan gizi kurang sejak lahir,kini korban hanya bisa dapat terbaring lemah di atas tempat tidur,dan sehari-harinya korban hanya di rawat oleh nenek bernama Dartik (63),yang tinggal di rumah hanya seorang diri.

Rizki Karmana adalah anak tunggal dari pasangan suami- istri almarhum Sukmana dan Sudarmiati,kini rizki karmana hanya tinggal dan dirawat oleh nenek nya sendiri yang berpropesi sebagai tukang cuci pakaian ibu rumah tangga.

  Kini rizki dan nenek nya sangat berharap kepada pemerintah kota tebing tinggi untuk mau membantu biaya perobatan dan kebutuhan sehari hari mereka.

  Ketika di mintai keterangan di lokasi,menurut keterangan nenek rizki mengatakan,rizki sudah mengidap penyakit sejak lahir,dan sudah di bawa berobat kemana mana, ia juga mengatakan dulu pernah ada bantuan dari dinas sosial Kota Tebingtinggi,namun tidak berselang lama bantuan nya di berhentikan dengan alasan yang tidak jelas oleh dinas sosial kota tebing tinggi, dengan isak tangis nenek rizki sangat berharap kepada pemerintah khususnya walikota agar dapat membantu meringankan beban nya ucap Dartik nenek korban.

Kini nenek rizki yang berpropesi sebagai tukang cuci dan penjaga bayi, hanya bisa pasrah dengan keadaan yang seadanya,dan ia  berharap ada seorang dermawan yang mau mengulurkan tangannya untuk meringankan beban nya dan cucunya.terang Dartik.( Im)


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply