UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Dua Pelaku Jambret Dibekuk Team Pegasus Polsek Medan Helvetia

MEDAN, JWO- Petugas kepolisian Polsek Medan Helvetia meringkus dua orang pelaku jambret yang beraksi di Jalan Budi Luhur Gg Batak Kelurah...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Komisi A DPRD Medan Dukung Penuh BKOW Sumut

MEDAN, JWO- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Medan melalui Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan komit mendukung Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumut mempertahankan lahan Wisma Kartini untuk tetap dijadikan tempat berhimpunnya organisasi wanita di Sumut, Senin (10/9/2018).

“Artinya, lahan dan gedung yang terbakar itu memiliki nilai sejarah yang harus dipertahankan. Kamis (Komisi A, red) mendukung sepenuhnya upaya-upaya BKOW untuk terus mempertahankan aset tersebut,” kata Ketua Komisi A DPRD Kota Medan, Andi Lumban Gaol, usai rapat dengar pendapat dengan BKOW, BPN dan Yayasan Gedung Wanita Kartini.

Sebelumnya dalam RDP, pihak Yayasan tidak hadir. Komisi A juga menyayangkan pihak BPN yang tidak membawa surat-surat terkait lahan yang dipermasalahkan. Akibatnya, belum ditemukan titik penyelesainnya. “Kita akan tindaklanjuti persoalan ini dengan memanggil kembali pihak-pihak terkait, agar persoalannya bisa selesai,” kata Andi.

Andi mengaku, pihaknya merasa curiga terkait dengan status lahan yang sudah memiliki Hak Guna Bangunan (HGU). “Untuk mengeluarkan HGU bukan mudah, ada tahapan yang harus dilalui. Justru pihak BPN mengeluarkannya. Ini patut ditelusuri. Kita pertanyakan atas nama siapa dan siapa yang mengajukan, ini masih sangat janggal sekali,” kata Andi.

Sementara bagian Aset Pemko Medan, Nurmala Sari, mengatakan Wisma Kartini bukan bagian dari aset Pemko Medan. “Walaupun dirintis oleh Walikota Medan terdahulu, namun tidak pernah masuk dalam data aset,” kata Nurmala.

Sebelumnya Ketua BKOW Sumut, Kemalawati, menyampaikan asal-usul berdirinya Gedung Wanita Wisma Kartini. Pada tahun 1958, Ny Basyrah Lubis dalam kedudukannya selaku istri Walikota Medan, mendirikan Yayasan Gedung Wanita Sumatera Utara.

Yayasan ini mendapat sumbangan sebidang tanah dengan Hak Izin Bangunan dari Pemda Kota Medan beralamat Jalan Cik Ditiro No 1 Medan. “Sayangnya, akibat situasi politik saat itu, saling gagal menggagalkan, sehingga Yayasan ini tidak berhasil mewujudkan cita-citanya,” katanya.

Pada tahun 1962, sebutnya, atas dasar surat dan anjuran Kongres Wanita Indonesia (Kowani) di Jakarta dibentuklah wadah persatuan organisasi wanita. Kemudian, Ny Basyrah Lubis mengambil inisiatif membentuk wadah sebagaimana dimaksud dengan nama Badan Kontak Wanita dan Organisasi Wanita (BKWOW). “BKWOW yang berdiri tahun 1962 itu bisa dikatakan sebagai embrio BKOW Sumatera Utara,” katanya.(Riz)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply