UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Keliling Berpatroli, Team Pegasus Polsek Sunggal Ringkus 2 Pelaku Jambret

SUNGGAL, JWO- Team Pegasus Polsek Sunggal meringkus dua orang pelaku jambret yang beraksi di Jalan Gagak Hitam Ring Road Kelurahan Sei Sik...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Warga Minta Polisi Respon Laporan Terkait Pengrusakan Lahan Pasar Pagi Polonia

MEDAN, JWO- Puluhan massa yang diduga preman bayaran sekira pukul 11.00 WIB dikabarkan telah berkumpul di sebuah bengkel milik Toni Kristian.

Pasalnya permasalahan ini terjadi atas kasus Klaim kepemilikan lahan pajak (pasar-red) pagi Polonia, Medan yang mengakibatkan berujung pengrusakan.

Pantauan media ini, ada sekitar 30 orang bergerak menuju kios dan memulai aksinya dengan mengobrak-abrik lose milik para pedagang, Selasa (28/8). Kegaduhan yang terjadi sontak membuat para pedagang yang berada dilokasi kejadian melakukan perlawanan. Bentrok pun tidak dapat dihindarkan.

Hal itu dikatakan, Jansen selaku Ketua PK SBSI 92 pajak pagi Polonia yang mewakili para pedagang.

Menurutnya upaya bongkar paksa ini bukan yang pertama. “Ini yang kesekian kali, setelah pengrusakan yang dilakukan sebelumnya telah kita laporkan,” ujarnya sembari menunjukkan secarik kertas Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) nomor : STTLP/1743/K/VIII/2018 SPKT POLRESTABES MEDAN.

Sementara itu Jansen mengaku sangat kecewa dengan insiden ini. Karna sebelum terjadinya insiden pembongkaran paksa kios para pedagang ini, pihak pedagang sudah melaporkan kasus atas pengerusakan yang dilakukan oleh Toni Kristian Cs sebelumnya ke Poltabes Medan.

“Laporan kita saat ini masih dalam tahap penyelidikan, tapi lagi-lagi preman bayaran itu dengan bringas merusak kios para pedagang,” imbuhnya kesal.

Jansen mengutarakan, pihak yang mengklaim kepemilikan lahan tersebut hingga saat ini belum bias menunjukkan surat putusan pengadilan terkait eksekusi. Sehingga menggunakan sekelompok pereman untuk membongkar paksa kios para pedagang tersebut.

Adapun Pantauan tim crew media ini,bentrokan mulai redah.saat kepolisian Polrestabes Medan tiba di lapangan dan melerai perselisihan.

Terpisah dari itu Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya enggan membalas.(Tim)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply