UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Satres Narkoba Polresta Deli Serdang Bekuk Kurir Ganja Asal Aceh

SUMUT, JWO- Satres Narkoba Polresta Deli Serdang telah berhasil mengungkap kasus narkotika jenis Ganja yang ditaksir seberat 26.061 gram, R...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Praktik Cuci Raport, Komisi B DPRD Medan Minta Polisi Lakukan Pengawasan di Sekolah

MEDAN, JWO- Tingginya minat siswa masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lolos melalui jalur undangan, diduga memicu adanya praktik cuci raport atau mendongkrak nilai bagi siswa-siswi SMA sederajat, Selasa (23/1/2018).

Praktik tersebut dinilai dapat mencederai citra pendidikan dan perampasan hak-hak bagi murid-murid yang berprestasi.

Menyikapi dugaan praktik cuci raport menjelang penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang berlangsung saat ini, anggota Komisi B DPRD Medan Deni Maulana Lubis SE kepada wartawan meminta kepada aparat hukum untuk turun ke sekolah melakukan pengawasan serta menindak oknum guru yang melakukan kecurangan.

"Kita minta aparat kepolisian untuk turun ke sekolah mengawasi praktik jahat tersebut," ungkapnya.

Deni menegaskan bahwa praktik cuci raport tidak boleh dibiarkan. Sebab, dengan adanya kecurangan praktik cuci rapor dipastikan merugikan siswa yang berprestasi karena kehilangan peluang masuk PTN jalur undangan.

"Padahal, jalur undangan yang disediakan pemerintah maupun pihak Perguruan Tinggi adalah merekrut siswa berprestasi dimasa SMA sederajat," sebutnya.

Diharapkan, jalur tersebut supaya benar benar dinikmati siswa berprestasi apalagi bagi siswa kurang mampu.

"Jika ada oknum guru yang terbukti melakukan cuci rapor supaya ditindak tegas. Kasihan murid pintar jika haknya dirampas yang lain karena akal akalan oknum guru," kata Deni.

Sebagaimana dikhawatirkan, pihak sekolah menjelang SNMPTN disinyalir melakukan praktik "cuci raport". Praktik kotor itu dilakukan upaya meloloskan siswa dengan bayaran tinggi.

Seperti pada tahun tahun sebelumnya banyak dilakukan sejumlah sekolah. Diharapkan kepada semua pihak dapat berperan menekan praktik cuci rapor. Karena cuci rapor dinilai sama halnya menanamkan bibit korupsi kepada generasi muda.

Politisi Nasdem ini mengaku miris terkait dugaan praktik cuci rapor di kota Medan. Seyogianya program itu mewujudkan cita cita luhur pendidikan tapi dinodai segelintir oknum.

Terkait dugaan praktik cuci rapor, Deni berharap semua pihak tidak lepas tanggungjawab. Dinas Pendidikan dan inspektorat diminta supaya menindak oknum oknum guru bila ada yang melakukan praktik kecurangan. Dalam hal ini dibutuhkan pengawasan yang serius.

Sementara itu Biro Humas Universitas Sumatera Utara (USU) Elvi Sumanti kepada wartawan, Selasa (23/1/2017) mewarning pihak sekolah agar tidak melakukan kesalahan dan kecurangan terkait pengisian data siswa.

"Sama halnya kecurangan praktik cuci rapor siswa jangan sampai terjadi. Karena  dipastikan merugikan siswa dan pihak sekolah. Kita berharap kemampuan siswa secara murni dapat mengantar ke Perguruan Tinggi," harapnya.(Riz)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply