UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Ciptakan Kekondusifan di Bulan Puasa, Kapolres Belawan Bagikan Takjil ke Pengendara

BELAWAN, JWO- Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP H Ikhwan Lubis SH MH dan PJU serta Ibu-ibu Bhayangkari melaksanakan giat bagi-bagi takjil gr...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Masyarakat Kota Medan Enggan Mengurus SIM Akibat Sulit Dalam Proses Pengurusan

MEDAN, JWO- Masyarakat kota Medan banyak yang mengeluh tentang sulitnya pengurusan SIM di Satlantas Polrestabes, dimana akibat hal tersebut, masyarakat yang membutuhkan enggan mengurusnya, Selasa (9/1/2018).

Informasi yang dihimpun, jika mengurus SIM C melalui calo, harganya bisa mencapai Rp 850 ribu. Hal tersebut diungkapkan beberapa warga Kota Medan yang menyampaikan keluhannya kepada wartawan.

Menurut salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, kalaupun diurus sendiri, hampir dapat dipastikan tidak akan lulus.

Keberadaan Medan Safety Driving Centre (MSDC) sebagai kursus pendidikan mengemudi di Jalan Bilal juga dipertanyakan warga. Warga menuding, setiap warga yang hendak mengurus SIM, harus mendapatkan sertifikat dari MSDC dulu kalau mau lulus.

Untuk mendapatkan sertifikat itu, warga harus mengeluarkan dana yang cukup besar dan dirasa sangat membebani masyarakat.

Menurut catatan wartawan, hal itu sudah beberapa kali dibahas di DPRD Medan, namun MSDC tetap juga beroperasi dan pengurusan SIM tetap sulit.

Beberapa waktu lalu, saat Ketua Komisi A DPRD Medan Andi Lumban Gaol terpilih, sudah diprogramkan pengurusan SIM yang tidak dipersulit dan tidak berbiaya mahal. Kala itu Andi menyebutkan akan memperjuangkan SIM tidak mahal dan sulit setelah dirinya memimpin Komisi A.

Politisi PKPI itu menyebutkan pihaknya kasihan melihat masyarakat kesulitan mengurus SIM yang harus mengeluarkan uang yang sangat mahal.

"Ini jadi tanggung jawab moral DPRD Medan kepada masyarakat karena kebutuhan warga akan SIM sangat tinggi," ujarnya ketika itu.

Namun, hingga saat ini upaya pemanggilan terhadap MSDC dan Satlantas Polrestabes oleh DPRD Medan belum ada titik terangnya. Saat dihubungi wartawan, Rabu (10/1/2018) Lumban Gaol menyebutkan bahwa pihaknya baru akan mengagendakan rapat internal di Komisi A pada Senin depan. Disebutkan, khusus persoalan pemanggilan kepada manajemen MSDC, pihaknya akan membahasnya terlebih dahulu.(Riz)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply