UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Ciptakan Kekondusifan di Bulan Puasa, Kapolres Belawan Bagikan Takjil ke Pengendara

BELAWAN, JWO- Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP H Ikhwan Lubis SH MH dan PJU serta Ibu-ibu Bhayangkari melaksanakan giat bagi-bagi takjil gr...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Melawan Petugas, Pelaku Bobol Rumah Ditembak Polsek Sunggal

SUNGGAL, JWO- Petugas Polsek Sunggal harus menembak 1 dari 2 pelaku bobol rumah yang terjadi di Jalan Inpres Gg Sangkot Desa Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal, lantaran berusaha melawan petugas saat diamankan. Selain itu, petugas juga meringkus penadahnya, Senin (12/2/2018).

Para tersangka yang diamankan petugas yakni, Dharma Yusuf Tarigan (38), Nelson Effendy Siahaan (39) warga Jalan Tani Asli. Sementara si penadahnya yakni Bambang Harianto (41) warga Jalan Pancing.

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal dari korban, Elida Mauliana (40) dimana saat itu ia mendapat informasi dari tetangganya jika rumahnya dibobol maling. Mendapat informasi itu korban langsung pulang ke rumah.

Setibanya, korban bersama rekannya melihat ke dalam rumah, ternyata isi rumah sudah dalam berantakan. Bukan hanya itu saja, barang-barang berharga milik korban sudah raib. Tak terima korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sunggal.

Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan berdasarkan laporan korban petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus tersangka.

"Saat kita lakukan pengembangan tersangka berusaha melawan petugas sehingga kita berikan tindakan tegas berupa tembakan terukur tepat di kakinya," ungkapnya.

Wira menjelaskan bahwa dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa 1 unit mesin genset merk Fumitsu 4500 Watt, TV warna hitam merk Hitachi, Ampli Fair merk Teac dan 1 buah tikar.

"Selain kedua tersangka, kita juga berhasil meringkus si penadahnya," jelasnya.

Mantan Wakasat Narkoba Polresta Medan ini menambahkan jika tersangka dikenakan Pasal 363 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.(Riz)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply