UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Kapolres Pelabuhan Belawan Sambut Kunjungan Rombongan Bawaslu Medan

BELAWAN, JWO- Ketua Bawaslu kota Medan Payung Harahap SE MM beserta rombongan beraudensi ke Polres Pelabuhan Belawan dalam rangka menjelan...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » KPU Sumut Gelar Sosialisasi Pilgubsu 2018 Bagi Pemilih Pemula

MEDAN, JWO- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar sosialisasi pemilihan Gubernur Sumatera Utara tahun 2018 kepada pemilih pemula yang diselenggarakan KPU bersama Indonesia Youth Icon, di Kantor KPU Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Sabtu (3/2/2018).

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara, Yulhasni meminta agar para pemilih pemula menangkap pelaku politik uang yang berusaha menyuap warga agar memilih pasangan kandidat tertentu pada Pemilihan Gubernur Sumut 27 Juni 2018.

“Saya minta kalian tidak hanya melaporkan pelaku-pelaku politik uang tersebut, tetapi juga menangkap mereka,” kata Yulhasni saat berbicara di hadapan seratus kalangan usia muda pada acara sosialisasi pemilih pemula.

Disebutkan Yulhasni, politik uang yang bertentangan dengan prinsip pemilu jujur dan adil dilakukan berbagai pihak demi memenangkan kandidat yang didukungnya. Hal itu harus dihentikan karena akan merusak pelaksanaan demokrasi karena tidak akan melahirkan pemimpin yang baik sebagaimana dikehendaki rakyat.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Yayasan Indonesia Youth Icon, Dedi Nasution, menyatakan semua pihak khususnya pemilih pemula harus bersama-sama menolak praktik politik uang. Nasib rakyat Sumatera Utara untuk lima tahun ke depan dipertaruhkan. Oleh sebab itu para pemilih pemula harus menyadari arti Pilgubsu dengan baik.

Diselenggarakannya sosialisasi Pilgubsu kepada pemilih pemula oleh Indonesia Youth Icon, kata Dedi, guna mendorong agar para kalangan muda tidak apatis pada masa depan Sumut yang salah satunya dapat dicapai melalui penyelenggaraan pilkada yang baik. Selain itu juga guna meluruskan informasi-informasi keliru yang didapatkan pemilih pemula.

“Tadi disebutkan dari sepuluh juta pemilih di Sumut sebanyak 20% diantaranya adalah pemilih pemula. Jumlah yang cukup banyak, seharusnya mereka menjadi penebar virus kebaikan setelah mengikuti sosialisasi semacam ini,” ujar Dedi.

Yayasan Indonesia Youth Icon disebutkan berdiri sejak 2015 oleh Mora Nasution. Setiap tahunnya yayasan ini menyelenggarakan pemilihan Indonesia Youth Icon dengan peserta datang dari berbagai daerah. Melalui kegiatan tersebut terpilih duta yang bertugas menjalankan berbagai kegiatan guna membangun kebanggaan sebagai orang Indonesia.(Riz)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply