UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Gelar Syukuran dan Doa Atas Pelantikan Dr.Richard Hamonangan Pasaribu, Bsc, Msc

Gelar Syukuran Dan Doa Atas Pelantikan Dr. Richard Hamonangan Pasaribu B. Sc, M.Sc Batam- juruwartaonline.com- Anggota DPD/MPR RI  peri...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » KPU Sumut Laksanakan Coklit di Kecamatan Hamparan Perak

MEDAN, JWO- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) atau Gerakan Coklit Serentak (GCS), Sabtu (20/1/2018).

Pelaksanaan kegiatan coklit yang dilaksaanakan mulai hari ini di Provinsi Sumatera Utara tak kurang melibatkan Petugas Pemutahiran Data Pemilih sebanyak (PPDP) 35,469 petugas yang meliputi 33 Kabupaten/Kota dan dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) 27,464.

Gerakan Coklit Serentak (GCS) di Provinsi Sumatera Utara, KPU Provinsi Sumatera Utara memberi kesempatan kepada KPU Kabupaten Deli Serdang untuk melaksanakan apel bersama dengan para Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) di Kabupaten Deli Serdang, dilapangan Desa Kelambir V Kebun Kecamatan Hamparan Perak.

Hadir pada acara apel bersama petugas pemutahiran data pemilih (PPDP) dalam Gerakan Coklit Serentak (GCS) anggota KPU RI Evi Novida Ginting Manik, anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar, anggota KPU Provinsi Sumatera Utara, anggota KPU Kota Medan dan anggota KPU Kabupaten Deli Serdang, Panwaslu Kabupaten Deli Serdang serta para Muspida di jajaran Kabupaten Deli Serdang.

Apel bersama yang dipimpin oleh inspektur upacara Evi Novida Ginting Manik menggatakan momen ini sangat penting bagi KPU dan seluruh jajaran KPU dalam kaitan merupakan awal kita untuk melaksanakan pemutahiran data pemilih, pemilihan kepala daerah 2018.

Coklit ini merupakan momen sebuah gerakan serentak nasional yang dilakukan, dilaksanakan di 31 Provinsi 171 daerah yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah 2018.

"Mengapa KPU perlu melakukan gerakan secara serentak nasional ini, karena kita ingin memberi tahu kepada masyarakat, kepada pemilih bahwa mulai hari ini petugas PPDP akan mendatangi pemilih kerumah-rumahnya untuk mendata pemilih, untuk melakukan kecocokan data dan meneliti kebenaran data-data yang kita miliki," ujar Evi.

Evi berharap kita bisa melaksanakan coklit ini dengan bersungguh-sungguh, kami ingin menangkap semangat, spirit yang dimiliki oleh PPDP untuk sungguh-sungguh bekerja melaksanakan coklit dari rumah-kerumah, pantang untuk mendatanya itu hanya diatas meja saja.

Evi juga menggatakan kita perlu melakukan pendataan dari rumah kerumah untuk mendapatkan secara faktual, sebenarnya siapa  pemilih kita yang masih bisa masuk kedalam daftar pemilih.

Selain PPDP mencoklit Evi juga berharap petugas PPDP dapat melakukan sosialisai dari pintu kepintu, mengenai sosialisasi kepada pemilik rumah yang didatanya mengenai pada hari apa, tanggal berapa dan tahun 2018 berapa pelaksanaan pemilihan serentak dilaksanakan, hal ini kita lakukan agar mengingatkan pemilih untuk menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan pemilihan tahun 2018, karena sosialisasi kita sekarang ini berbasis keluarga, bagaimana cara kita supaya sosialisasi kita ini menjadi masif, menjadi benar-benar didengar dan diketahui oleh seluruh masyarakat melalui PPDP lah peran ini kami harapkan bisa dilakukan.(Riz)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply