UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Pasca Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Polres Belawan Perketat Pengamanan

MEDAN, JWO- Pasca terjadinya bom bunuh diri di depan loket SKCK Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan melakukan penjagaan ketat yang...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berbasis Perempuan Wilayah se-Kepulauan Nias dihadiri KPU Republik Indonesia

MEDAN, JWO- Setiap warga negara memiliki hak untuk memilih pemimpinnya dan peran perempuan dalam pesta demokrasi sangat penting. Makanya setiap warga khususnya perempuan wajib memastikan dirinya terdaftar menjadi pemilih. Hal itu disampaikan Komisioner Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU-RI), Hj Dra Evi Novida Ginting, M SP sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berbasis Perempuan, yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Nias (induk), yang terlaksana di Aula Kantor Bupati Nias (induk), Ononamolo 1 lot, Gunungsitoli, Sumatera Utara, Sabtu (9/12/2017).

Evi mengatakan bahwa untuk memastikan warga telah terdaftar dalam Daftar Pemilih dapat dicek di website KPU (www.kpu.go.id) atau bisa juga melalui Sidalih. Namun syarat paling utama menjadi pemilih adalah memiliki E-KTP.

"Bisa akses melalui laptop atau smartphone android masing - masing". Ungkapnya.

Evi menegaskan bahwa saatnya perempuan untuk menjadi pelaku pemilu. Menjadi pelaku pemilu bisa dilakukan dalam segala sektor yakni menjadi penyelenggara pemilu atau menjadi peserta pemilu.

"Karena saat ini kesetaraan gender menjadi bagian prioritas. Maka diharapkan agar para kaum perempuan untuk selalu optimis dengan berani tampil dalam segmen manapun," tegas Evi.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Sumatera Utara, Mulia Banurea, dalam penyampaiannya yang juga sebagai narasumber menginformasikan bahwa dalam pelaksanaan PILGUB SUMUT 2018, tidak akan di ikuti oleh Calon perseorangan (independen).

Mulia juga menambahkan bahwa dari hasil penelitian yang dilakukan untuk wilayah Sumatera Utara masih terdapat masyarakat yang belum memiliki KTP elektronik. Maka diharapkan kerjasama dari Pemerintah melalui Dinas Kependudukan agar kiranya dapat mengajak warganya untuk melakukan perekaman KTP.

"Karena syarat utama jadi pemilih wajib punya KTP-EL," ucap Mulia.

Selain itu, Mulia juga berharap peran serta masyarakat untuk membantu meningkatkan partisipasi pemilih khususnya dalam menghadapi PILGUB SUMUT 2018 dan PEMILU 2019.

Ketua KPU Kabupaten Nias, Abineri Gulo, dalam penyampaiannya berharap kiranya melalui sosialisasi ini para kaum perempuan dapat menjadi agen sosialisasi pemilu di wilayahnya masing - masing.

"Peran serta kaum hawa juga sangat menentukan dalam setiap kepemiluan," ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten 1 Setda Pemkab Nias, Kasat Intelkam Polres Nias, Kasdim TNI AS 0213 Nias, Kasipidum Kejari Gunungsitoli, Kepala Disdukcapil Kabupaten Nias, Kabid Politik Kantor Kesbangpol Kabupaten Nias, KPU Kota Gunungsitoli,  KPU Kabupaten Nias Utara, KPU Kabupaten Nias Selatan, KPU Kabupaten Nias Barat, Pesatuan Dharmawanita dan Tim Penggerak PKK,  serta perwakilan perempuan dari tiap Kecamatan dan tiap organisasi/LSM.(Riz)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply