UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Pasca Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Polres Belawan Perketat Pengamanan

MEDAN, JWO- Pasca terjadinya bom bunuh diri di depan loket SKCK Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan melakukan penjagaan ketat yang...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » KPU Sumut Adakan Forum Koordinasi Data Pemilih Terintegrasi di Hotel Santika

MEDAN, JWO- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara mengadakan Forum Koordinasi Data Pemilih Terintegrasi yang diikuti delapan KPU Kabupaten/Kota. Kegiatan yang digelar di Hotel Santika tersebut juga melibatkan instansi pemerintah maupun swasta, Panwaslu, mahasiswa wadah organisasi wartawan, Senin (11/12/2017).

Kegiatan tersebut dihadiri komisioner KPU Sumut Nazir Salim Manik, Sekretaris KPU Sumut Abdul Rajab Pasaribu, Kasubbag Teknis dan Hupmas Harry Dharma Putra dan delapan ketua-ketua KPU Kapupaten/kota yang akan melaksanakan pemilihan Bupati/walikota di Sumatera Utara.

Komisioner KPU Sumut Nazir Salim Manik mengatakan tujuan dilaksanakan Forum Koordinasi Data Pemilih Terintegarasi tersebut yakni untuk memperoleh data dari stake holder terkait Pelaksanaan tahun 2018 mendatang dengan melibatkan berbagai instansi pemerintah dan berbagai unsur lainnya akan mempermudah perolehan data pemilih.

"Forum ini untuk menyatukan pendapat tentang keberadaan data pemilih, seingga memepermudah tugas-tugas KPU dalam memperifikasi data pemilih. Kita ingin mencari tahu keberadaan pemilih di pabrik misalnya, ya pintu pagar mereka sudah terbuka lebar, karena itu kita melibatkan Disnaker misalnya demikian juga yang lainnya,“ ungkapnya.

Nazir mengatakan keberadaan orang yang terganggu jiwanya yang memiliki hak pilih harus mendapat surat keterangan dari dokter, KPU tidak serta-merta menggugurkan hak pilihnya.

"Sama halnya juga jika adanya nama pemilih terdaftar, padahal yang bersangkutan sudah tidak ada tempat disebabkan berbagai hal diharapkan warga agar melaporkannya," jelasnya.

Demikian juga perpindahan ke tempat lain, harus melapor tiga hari sebelum hari pemilihan dan harus mendapat surat keterangan dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat.(Riz)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply