UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Keliling Berpatroli, Team Pegasus Polsek Sunggal Ringkus 2 Pelaku Jambret

SUNGGAL, JWO- Team Pegasus Polsek Sunggal meringkus dua orang pelaku jambret yang beraksi di Jalan Gagak Hitam Ring Road Kelurahan Sei Sik...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Ketua KPU Sumut Monitoring SIMPAW di Tiga Kabupaten

MEDAN, JWO- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Mulia Banurea memonitoring dan supervisi Sistem Informasi Manajemen Aplikasi Pengganti Antar Waktu (SIMPAW) di tiga KPU kabupaten/kota yakni Kota Tanjung Balai, Asahan dan Batubara, Selasa (12/12/2017).

Mulia mengatakan monitoring dan supervisi tersebut dilakukan untuk mensosialisasikan SIMPAW kepada masyarakat dan melihat kesiapan KPU Kabupaten/kota dalam melaksanakan SIMPAW ini dan hasilnya alhamdulillah ketiga KPU kabupaten/kota itu sudah melaksanakannya.

"Pelaksanaan monitoring dan supervisi ini berjalan dengan lancar dan ketiga KPU kabupaten/kota sudah melaksanakannya," ungkapnya.

Mulia menjelaskan bahwa saat dilakukan monitoring tersebut, diperoleh informasi jika sudah ada empat orang Anggota DPRD Tanjung Balai yang sudah di PAW, Asahan dua orang dan Batubara dua orang.

"Di Tanjung Balai berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Ketua KPU Amrizal SE Anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2014 – 2019 yang sudah di PAW ada empat orang yaitu dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) atas nama Andika Prana BB karena meninggal dunia digantikan oleh Teddy Erwin, Surya Darma dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) karena mengundurkan diri (menjadi calon wakil walikota pada Pilkada tahun 2015) digantikan Buyung Pohan, Syahrial SH, MH dari Partai Golkar mengundurkan diri karena menjadi calon walikota Tanjungbalai digantikan oleh Hartati, Faisal fahmi dari Partai Golkar mengundurkan diri karena tersangkut kasus hukum digantikan oleh Taufik Azhar Agustian, data dan infomasi lebih lengkap dapat di lihat di www.paw.kpu.go.id,” jelasnya.

Mulia menyebutkan bahwa di Asahan ada dua orang di PAW yakni Ir Al Ansari dari Partai Gerindra karena meninggal dunia digantikan dengan Wagini dan Syahrial dari Partai Demokrat karena meninggal dunia digantikan oleh Ali.

"Batubara yang dikomandoi oleh Ketua Mukhsin juga telah memproses PAW anggota DPRD atas nama Ali Mukhtar dari Partai Hanura karena meninggal dunia dan digantikan oleh wagito," kata Mulia.(Riz)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply