UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

GOLDEN Game Diduga Berbasis Judi Menguji Kinerja Polresta Pematang Siantar

Pematangsiantar,-JWO Ada yang aneh digedung milik PT KAI Setasiun Pematangsiantar,dijalan Kartini Bawah,tempat tersebut saat ini dirubah...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Dihajar Massa, Jari Tangan Maling di Kos-kosan Nyaris Putus

SUNGGAL, JWO- Edi Sebayang (21) warga Jalan Jamin Ginting Gg Kartini Kelurahan Selayang Medan Tuntungan, nyaris kehilangan jari tangannya saat diamuk massa lantaran kedapatan mencuri di kos-kosan Jalan Ngumban Surbakti Bunga Sedap Malam XI Gg Torong Kelurahan PB Selayang II Kecamatan Medan Sunggal, Rabu (13/12/2017).

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal ketika penghuni kos yang ada di lantai satu, Wati (45) dan Intan (17), mendengar suara seperti pintu dibanting dari lantai 2.

Keduanya pun merasa curiga mendengar suara tersebut lantaran mereka mengetahui jika penghuni kos yang di lantai dua masih belum pulang.

Saat keduanya mengecek, mereka terkejut ketika melihat tersangka yang turun sembari membawa barang-barang milik korban, Pita Br Pasaribu (21). Melihat hal itu sontak keduanya pun berteriak "Maling...Maling..."

Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut langsung mengejar tersangka yang berusaha kabur setelah lompat ke rumah yang ada di sebelah Kos-kosan tersebut.

Tak butuh waktu lama, warga berhasil meringkus tersangka. Tanpa dikomandoi warga pun menghajar pelaku secara membabi-buta hingga jari tangan tersangka nyaris putus. Tim Anti Begal Polsek Sunggal yang sedang berpatroli di sekitar lokasi langsung mengamankan pelaku dari amukan warga.

Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan tentang adanya kejadian tersebut.

"Benar bang, tersangka sudah kita amankan di mako," ungkapnya.

Wira menjelaskan bahwa dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 buah jam tangan, 1 potong baju kemeja, 1 buah tas warna coklat dan uang tunai Rp 573 ribu.

"Dari pengakuan tersangka, ia masuk dari depan lalu menuju ke samping dan naik ke lantai dua, disitu pelaku mendobrak pintu kamar korban dan mengambil barang-barang yang ada di dalam kamar korban, namun ketika hendak kabur, pelaku bertemu dengan penghuni kos lainnya," jelasnya.

Wira menambahkan jika tersangka dikenakan Pasal 363 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.(Riz)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply