UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Ciptakan Kekondusifan di Bulan Puasa, Kapolres Belawan Bagikan Takjil ke Pengendara

BELAWAN, JWO- Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP H Ikhwan Lubis SH MH dan PJU serta Ibu-ibu Bhayangkari melaksanakan giat bagi-bagi takjil gr...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Cabuli Keponakan, Pria Ini Diringkus Polsek Sunggal

SUNGGAL, JWOC- R Simatupang (50) warga Komplek Abdul Hamid diringkus petugas Polsek Sunggal lantaran tega mencabuli keponakannya sebut saja Bunga (16) selama 2 tahun. Ironisnya saat ini korban tengah hamil 7 bulan, Rabu (25/10/2017).

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut bermula pada tahun 2007, saat itu kedua orangtua korban meninggal dunia sehingga istri pelaku mengasuh korban. Pada tahun 2008, istri tersangka meninggal dunia sehingga tersangka mengasuh ketiga anaknya beserta korban.

Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan pada tahun 2015, tersangka menggagahi korban di kediamannya.

"Tersangka mengancam korban jika tidak mau melayaninya, uang sekolah Korban tidak akan dibayar, karena takut korban pun menuruti keinginan si pelaku," ungkapnya.

Wira menjelaskan bahwa aksi bejat tersebut telah dilakukan pelaku selama 2 tahun belakangan ini dengan ancaman yang sama terhadap korban.

"Si pelaku ini selalu menggunakan ancaman yang sama untuk menggagahi korban," jelasnya.

Wira menyebutkan bahwa aksi bejat tersebut baru diketahui setelah warga sekitar curiga terhadap kondisi perut korban.

"Warga sekitar curiga melihat perut korban yang membesar, ketika ditanyai akhirnya korban menceritakan semuanya kepada warga," sebutnya.

Mantan Wakasat Narkoba Polresta Medan ini mengatakan bahwa dari pengakuan tersangka, ia nekat menggagahi korban lantaran sudah lama ditinggal mati oleh istrinya.

"Tersangka kita kenakan Pasal 81 ayat 2 dan 3 subs Pasal 82 ayat 1 dan 2 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun penjara dan ditambah 1/3 dari ancaman pidana tersebut karena dilakukan oleh orang yang mengasuh korban," kata Wira.(Riz)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply