UMUM

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

JURU WARTA ONLINE

Keliling Berpatroli, Team Pegasus Polsek Sunggal Ringkus 2 Pelaku Jambret

SUNGGAL, JWO- Team Pegasus Polsek Sunggal meringkus dua orang pelaku jambret yang beraksi di Jalan Gagak Hitam Ring Road Kelurahan Sei Sik...

Header Ads

VIDEO

NASIONAL

KRIMINAL

POLITIK & HUKUM

DAERAH

OLAHRAGA

KESEHATAN

» » Tertekan Batin Jadi Saksi Palsu, Penjaga Malam Pabrik Lampu Hanock Nekat Gantung Diri

PERCUT SEI TUAN, JWOC- Penjaga malam pabrik lampu CV Citra Hanock, Sumarno (60) ditemukan tewas gantung diri di tempanya bekerja di Jalan H Saman Dusun XII Kecamatan Percut Sei Tuan. Ironisnya kejadian tersebut terjadi lantaran korban yang merupakan warga Jalan Masjid Gg Kesawan Dusun XII Desa Bandar Khalifah ini tertekan batin menjadi saksi palsu atas hilangnya sepeda motor di pabrik tersebut, Sabtu (26/8/2017).

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal ketika salah satu pekerja, Mulyadi (35) tiba di pabrik tersebut. Namun ia tak bisa masuk lantaran pintu gerbang masih terkunci, ia pun memanggil korban yang diketahui sebagai penjaga malam selama 20 tahun di pabrik tersebut.

Lantaran tak ada sahutan, Mulyadi pun mengintip ke dalam dari celah pintu gerbang. Alangkah terkejut saat ia melihat korban sudah tergantung di tiang besi. Melihat hal itu, ia pun melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Dusun setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Petugas Polsek Percut Sei Tuan bersama Kadus dan pekerja lainnya pun berusaha untuk mendobrak pintu gerbang. Setelah berhasil, mereka menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dengan posisi tergantung di atap tiang besi menggunakan kabel gerenda yang dililitkan ke leher.

Selain itu, petugas juga menemukan sepucuk surat dari dompet korban yang isinya : Saya yang bertanda tangan dibawah ini Sumarno, 60 thn, islam Indonesia, karyawan swasta, bahwa saya tidak terlibat dalam hilangnya kereta di dalam pabrik Hanock yang saya jaga, tetapi saya memberi keterangan palsu pada Kepolisian, demikian surat ini saya buat dalam beban mental yang sangat berat. Bandar Khalifah 27-8-2017 ditanda tangani Sumarno. NB: Titip salam sayang buat istri dan anak-anak.

Ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Pardamean Hutahaean, mengatakan bahwa berdasarkan keterangan Manager Pabrik CV Citra, Arifin, pada Kamis (24/8/2017) sekira pukul 04.00 WIB lalu, pihak perusahaan kehilangan 1 unit sepeda motor merk Honda Revo.

"Atas kejadian tersebut korban selaku penjaga malam melaporkan kasus tersebut ke Polsek Percut Sei Tuan pada tanggal 25 Agustus 2017, selanjutkan korban diperiksa sebagai saksi pelapor," ungkapnya.

Pardamean menjelaskan bahwa jenazah korban tidak diautopsi dan telah telah diserahkan kepada keluarganya lantaran pihak keluarga telah ikhlas atas kejadian tersebut.

"Anak kandung korban sudah membuat surat pernyataan yang isinya menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan Visum terhadap jenazah korban serta tidak akan menuntut secara hukum," ujarnya.(Ky)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply